Showing posts with label Kisah Nyata. Show all posts
Showing posts with label Kisah Nyata. Show all posts

Gadis Ini Pernah Zina, Ingin berTaubat, Tapi Kadang Masih Tergoda Melakukannya lagi

1:12:00 AM 0

Assalamu’alaikum Ustadz.


Saya seorang perempuan dari salah satu kota di Jawa Timur. Saya Muslimah dan pernah melakukan zina. Saya dulu waktu remaja pacaran. Dan hampir beberapa dari mantan saya, saya melakukan zina dengannya. Terakhir adalah tahun 2015 saya berhenti melakukan perbuatan tersebut. Saya sedih Ustadz, sebab saya berkeinginan sekali untuk bertaubat. Mengingat perbuatan saya yang dulu, saya sungguh menyesal.


Saya Seorang Gadis Yang Pernah Zina, Ingin Taubat, Tapi Kadang Masih Tergoda Ingin Melakukannya

Tapi saya terkadang masih tergoda untuk melakukan perbuatan zina pada diri saya sendiri. Sekarang saya benar benar ingin menguatkan iman saya. Apakah yang harus saya lakukan Ustadz? Apakah saya harus menghindari semua teman laki laki saya? Dan terkadang saya juga menyalahkan penggunaan sosial media. Saya sungguh menyesal ustadz, saya merasakan akibat dari perbuatan yang telah saya lakukan. Ustadz, Mohon pencerahannya. Terima Kasih. (AT)


Jawaban :


Wa’alaikumussalam Warahmatullahi Wabarakatuh


Saudariku yang dirahmati Allah, kami senang ada keinginankuat dari Saudari untuk bertaubat. Karena zina merupakan dosa besar yang balasannya memang akan Allah tampakkan sejak di dunia.

“Dua kejahatan akan dibalas oleh Allah ketika di dunia ; zina dan durhaka kepada orang tua” (HR. Thabrani)


Yang hendaknya Anda lakukan setelah menyesali perbuatan maksiat adalah berkomitmen dengan tegas untuk tidak pernah mengulanginya lagi serta isi hari-hari Anda selanjutnya dengan amalan-amalan shalih yakni dengan meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah, seperti shalat, memperbanyak puasa sunnah, bersedekah, membaca dan merenungkan makna al-Qur’an dan sebagainya.


Kami kurang mengerti maksud zina terhadap diri sendiri yang Anda ceritakan itu. Apakah maksudnya mastrubasi? Kalau memang iya, segera tinggalkan hal tersebut. Meski berbeda dengan zina dengan laki-laki, namun tetap saja aktivitas tersebut memunculkan gejolak syahwat yang diharamkan. Karena itu, alihkan perhatian Anda dengan aktivitas yang bermanfaat karena Anda sudah dewasa.


Bila Anda sudah bekerja, fokuslah pada pekerjaan Anda yang bermanfaat serta sisihkan sebagian hasil kerja Anda pada kaum yang membutuhkan. Lihatlah orang-orang sekeliling kita yang begitu sulit perjuangannya untuk bertahan hidup. Dengan begitu, harapannya kita menjadi hamba yang bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan, serta malu untuk berbuat maksiat kepada-Nya.


Selain itu, dekati lingkungan orang-orang yang shalih, serta sebaiknya buatlah jarak dengan orang-orang yang menurut Anda memberikan dampak yang buruk bagi Anda. Boleh saja Anda off dulu dari sosial media bila dirasa memang lebih banyak memberikan madharat.


Sedangkan untuk berteman dengan laki-laki, memang perlu ada jarak. Bila bukan karena urusan pekerjaan, studi atau hal yang mubah lainnya, hendaknya hindari komunikasi terlalu jauh dengan laki-laki yang bukan mahram kita. Hindari pula komunikasi yang mengarah pada munculnya syahwat, karena hal itu memang godaan dari Syaitan.


Selain hal-hal di atas, yang perlu terus kita lakukan adalah berdo’a, memohon kepada Allah agar melimpahkan taufik serta petunjuk kepada kita menuju jalan yang lurus. Memohon agar Allah memantapkan hati kita pada ketaatan.


Baca Juga: Subhanallah, Unggah Foto lagi Memeluk Ibu Kandung Malah Buli nitizen


Kita juga memohon agar aib serta cacat kita di masa lalu ditutupi oleh Allah, serta kita dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang bertaubat secara sebenarnya serta golongan orang-orang yang mensucikan diri, sebagaimana doa yang kita lakukan setelah berwudhu.


اللهم اجعلني من التوابين واجعلني من المتطهرين واجعلني من عبادك الصالحين


Allahummaj’alnii minattawwaabiina waj’alnii minal mutathohhiriina waj’alnii min ‘ibaadikasshoolihiin.


Demikian saran kami, semoga bermanfaat.


Inspirasi, Dari 1 Pertanyaan Bocah ini Kepada 3 Orang Tukang Bangunan

3:19:00 AM 0


kisah inspirasi

Tukang Bangunan Ilustrasi


Di suatu tempat di desa kecil, seorang anak yang berjalan dan melewati lokasi sebuah sekolah yang baru dibangun. Tampak ada 3 orang tukang bangunan sedang sibuk bekerja disana, sang anak pun menghampiri.


“Pak, sedang mengerjakan apa?” tanya anak itu kepada tukang pertama.


“Kamu bisa lihat sendiri, saya ini seorang tukang, saya sedang mengerjakan pekerjaan saya sebagai tukang bangunan” jawabnya.


Lalu anak itu menanyakan pertanyaan yang sama kepada tukang kedua “Pak, sedang mengerjakan apa?”


“Saya sedang membantu sekolahan ini membuat gedung sekolah.” jawab tukang kedua.


Baca: Kisah Petani Ini Sungguh Menyentuh Hati, Tubuhnya Tak Sempurna Tanpa Sepasang Kaki


Lalu anak itu juga menanyakan pertanyaan yang sama kepada tukang ketiga “Pak, sedang mengerjakan apa?”


Tukang ketiga menjawab, “Saya sedang membangun mimpi anak-anak di desa ini supaya mereka berani bermimpi lebih tinggi dan meraih cita-citanya, sehingga mereka membawa manfaat di masyarakat.”


Kawan, itulah visi.. kita mungkin melakukan hal yang sama persis dengan rekan kerja kita, kita mungkin melakukan bisnis yang sama dengan rekan maupun pesaing-pesaing kita. Tapi milikilah visi yang jauh didepan sana dan mampu menggetarkan jiwa bagi siapa saja yang mendengarnya.


Tanyakan kepada diri kita sendiri, apakah pekerjaan yang kita lakukan saat ini hanya untuk mengisi perut bulan depan?


Terlebih ibadah kita, apakah hanya untuk menggugurkan kewajiban? ataukah kita memiliki visi yang jauh untuk di akhirat nanti?


sumber:kisahinspirasi.com, baca: Kisah Inspirasi Yang Menyetuh dan patut di teladani


 


Kisah Petani Ini Sungguh Menyentuh Hati, Tubuhnya Tak Sempurna Tanpa Sepasang Kaki

2:44:00 AM 0


Petani Tanpa Kaki

Tak semua orang punya sepasang kaki sempurna. Ada yang terlahir cacat tanpa kaki. Ada pula yang harus merelakan kakinya akibat kecelakaan. Salah satunya ialah Xi Tiangen a.k.a Henan (60 tahun).


Dikutip dari laman shanghaiist.com, nama kakek Xi sejak hari Selasa (25/04) menjadi perhatian pengguna sosial media Weibo di China. Apa yang membuatnya menarik perhatian? Jadi begini Ladies, kakek Xi adalah seorang penyandang difabel yang tak memiliki sepasang kaki.


Meski tak memiliki sepasang kaki, kakek Xi tak pernah patah semangat untuk bekerja dan mencari nafkah untuk menghidupi keluarga besarnya. Setiap hari, kakek Xi bekerja sebagai petani dan melakukan berbagai aktivitas seperti orang lain pada umumnya. Tentunya dengan segala keterbatasan yang ia punya.


Semangat dan kerja kerasnya inilah yang akhirnya membuat netizen tersentuh dan salut padanya. Kakek Xi sendiri kehilangan sepasang kakinya sejak 40 tahun yang lalu. Saat itu usianya masih 20 tahun. Ia mengalami sebuah kecelakaan yang membuat kedua kakinya diamputasi.


Kehilangan sepasang kaki di usia yang sangat muda awalnya membuat kakek Xi merasa putus asa. Beruntung, perlahan ia mulai menerimanya dengan lapang dada. Ia berusaha tetap menjadi pria mandiri walau fisiknya tak lagi sempurna. Selama hidupnya, kakek 60 tahun tersebut tak ingin merepotkan orang lain dan bergantung pada siapa pun.


Daripada harus merepotkan orang lain, kakek Xi memilih hidup sendiri walau hidupnya sangat sederhana dan biasa-biasa saja. Ia akan bekerja sebagai petani untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari. Dan ia akan mengerjakan semua pekerjaan rumah sendiri agar tempat tinggalnya selalu bersih juga rapi.


sumber:vemale.com