Tukang Cukur Tampan Dari Gaza

11:23:00 PM 0
Essam Habib, pria yang menjalankan usaha cukur tanpa listrik dan air yang mengalir, pasca konflik antara Israel dan Hamas di Gaza. Bagaimana kisahnya?

Lebih dari 400.000 warga di Jalur Gaza kehilangan tempat tinggal, akibat operasi militer Israel. Namun semua itu tak menghalangi niat seorang tukang cukur berwajah tampan ini untuk mencari rezeki.

Essam Habib pun menceritakan, bagaimana ia berusaha bertahan hidup di antara puing-puing reruntuhan bangunan pasca konflik Israel-Hamas di Gaza.

Dikutip dari BBC, Senin (15/9/2014), awalnya ia membuka usaha cukur di Jalan Habib di Distrik Shejaiya 18 bulan lalu. Meski pertempuran yang baru-baru ini terjadi membawa kehancuran di lingkungan sekitarnya, tapi kios dan rumah keluarganya tetap berdiri.

"Banyak orang kehilangan rumah mereka dan semua pelanggan sudah pergi, tapi kami tetap berusaha mencari sedikit nafkah agar kami bisa makan," kata Essam.

"Saya tidak punya pilihan selain membersihkan kios, kembali bekerja dan berdoa agar Allah memberkahi kami. Tidak ada air yang mengalir jadi kami menyimpan air di dalam ember untuk membersihkan wajah dan leher pelanggan," tambah Essam.

Pipa-pipa air di Shejaiya rusak dan tidak ada lagi aliran listrik, sehingga Essam menggunakan generator ketika ia memangkas rambut dengan pencukur listrik.

"Saya berdoa semoga krisis ini segera usai," kata Essam. (Ein)


 



Credit: Tanti Yulianingsih

Nenek Pemanjat Pohon Kamboja

9:43:00 PM 0
Nenek Nasih kini menginjak usia 70 Tahun, namun semangatnya untuk memanjat Pohon Kamboja untuk mengambil bunga di areal pemakaman Tionghoa di kawasan Jakarta Timur tidaklah pudar.

Demi bertahan untuk hidup, Nenek Nasih tidak menghiraukan akan keselamatannya dengan memanjat pohon Kamboja untuk mengambil bunganya di sekitar areal pemakaman Tionghoa. Selain mencari bunga Kamboja nenek Nasih juga mengumpulkan sampah plastik.



Selama 20 tahun, Nenek Nasih tinggal di areal pemakaman Tionghoa tersebut , dengan rumah semi permanen yang kurang layak Huni. Sehari-hari Nenek Nasih mencari bunga Kamboja dan plastik sampah. 

Selama 2 minggu Nenek Nasih hanya dapat mengumpulkan bunga Kamboja sebanyak 1 kilogram dan menjualnya dengan harga Rp.80.000/kilo.



Walau sudah berumur 70 Tahun, nenek Nasih masih bersemangat untuk memanjat pohon Kamboja dan mencari sampah plastik untuk dijual dengan harga yang tidak sebanding dengan perjuangannya.


 



via: tempo.co

"Reno" Fly Geyser Yang Menakjubkan !

9:21:00 PM 0
Geiser adalah sejenis mata air panas yang menyembur secara periodik, ia mengeluarkan air panas dan uap air ke udara. Bagaimana asal usulnya?

Fly Geyser tak sengaja terbentuk pada tahun 1916 saat pengeboran sumur untuk air. Namun air panas yang keluar terus menerus dan semakin lama membentuk sebuah kerucut yang berwarna warni yang disebabkan oleh mikroorganisme tertentu.

Fly Geyser Reno terletak di wilayah Reno di negara bagian Nevada USA,dan sumber mata airnya bisa digunakan untuk merebus telur lho....
Ingin mencoba ^^ ?







Sumber: Sorsow

Hukum Berdasarkan Mimpi

3:38:00 AM 0
Selamat sore sobat Abu Nawas semuanya...
Sebelumnya admin minta maaf ya karena sudah dua bulan lamanya blog Abu Nawas tidak memberikan update artikel sama sekali. Tapi sekaranglah saatnya ada bacaan baru yang lucu untuk disimak.

Bukanlah Abunawas namanya kalau kehabisa akal pada saat terdesak dan terjepit meskipun dikelilingi pembesar-pembesar kerajaan tapi tetap saja akalnya main demi menunjukknan kebenaran ke semua orang tiada salahnya kan. Salah satu kisahnya adalah ketika Abu Nawas harus menghentikan sepak terjang sang hakim yang tidak adil sama sekali yaitu Hukum Berdasarkan Mimpi.

Kisahnya

Pada suatu sore, Abu Nawas tampak sedang mengajar murid-muridnya dan datanglah dua orang tamu yang datang ke rumahnya. Yang pertama adalah wanita tua penjual kahwa, sedangkan yang satunya adalahseorang pemuda berkebangsaan Mesir.

Wanita tua itu berkata hanya beberapa kata saja kemudian diteruskan oleh pemuda Mesir. Setelah mendengar pengaduan mereka, Abu Nawas menyuruh murid-muridnya untuk menutup kitab mereka.

"Sekarang pulanglah kalian dan ajaklah teman-teman kalian datang kepadaku pada malam hari ini sambil membawa cangkul, penggali, kapak dan martil serta batu," ujar Abu Nawas.

Meskipun para murid merasa heran dengan perintah gurunya, namun mereka tetap patuh dengan perintah sang guru.

Pada malah harinya mereka datang ke rumah Abu Nawas dengan membawa peralatan yang diminta sang guru.




Merusak Rumah

Lalu Abu Nawas memerintahkan mereka untuk merusak rumah Tuan Kadi yang baru saja terpilih. Abu Nawas juga mehegaskan bahwa mereka harus mrobohkan rumah tersebut, bahkan kalau ada yang menghalangi haruslah mereka lawan.

Setelah mendapatkan arahan dari Abu Nawas, para muridnya langsung menuju rumah Tuan Kadi. Mereka menghancurkan rumah Tuan Kadi dengan kalap. Masyarakat sekitar yang melihat ulah mereka merasa heran dan mereka tidak berani mencegah sama sekali.

Melihat rumahnya dirusak, tuan kadi marah besar namun tak berdaya.
"Siapa yang menyuruh kalian merusak rumahku!
"Guru kamu, Tuan Abu Nawas!" jawab mereka sambih merobohkan rumahnya hingga benar-benar rata dengan tanah.
"Dasar Abu Nawas provokator, orang gila! Besok pagi aku akan melaporkannya kepada Baginda," teriak Tuan Kadi penuh amarah.

Benar, pada keesokan harinya Tuan Kadi mengadukan kejadian malam itu sehingga Abu Nawas dipanggil agar segera menghadap raja.

Baginda raja menanyakan apa alasan Abu Nawas melakukan perusakan tersebut. Namun bukan Abu Nawas jika tidak memiliki jawaban yang unik.

Karena Mimpi

Dijelaskan oleh Abu Nawas bahwa dia melakukan pengrusakan karena beberapa hari yang lalu bermimpi dan di dalam mimpi tersebut, tuan kadi memintanya untuk merusak rumahnya karena ingin rumah yang baru.

Lalu sang raja menanyakan bagaimana Abu Nawas dapat hukum hanya berdasarkan mimpi saja.
Mendengar pertanyaan itu Abu Nawas dengan tenang menjawab,
"Hamba juga memakai hukum Tuan Kadi yang baru ini Tuanku."



Mendengar perkataan Abu Nawas, seketika wajah Tuan Kadi menjadi pucat.a hanya terdiam seribu bahasa saja.
"Hai Kadi, benarkah engkau mempunyai hukum seperti itu?" tanya sang raja.
Tapi Tuan Kadi tiada menjawab, wajahnya nampak pucat dan tubuhnya gemetaran karena takut.

Kemudian Abu Nawas diminta untuk menjelaskan
Dengan tenang Abu Nawas menceritakan bahwa ada seorang pemuda Mesir darang dengan harta melimpah ruah. Namun kemudian dia bermimpi menikah dengan anak Tuan Kadi. Dia memberikan mas kawin yang sangat banyak. Lalu mimpi itu cepat menyebar dan sampai ke telinga Tuan Kadi.

Lalu Tuan Kadi memanfaatkan mimpi itu dengan meminta harta pemuda itu untuk mas kawin anaknya. Padahal itu hanyalah mimpi belaka sedang menurut Tuan Kadi itu harus dilakukan, sehingga pemuda itu jatuh miskin.

Setelah cross ceck dengan mendatangkan pemuda Mesir itu, akhirnya raja sadar jika kadi yang ditunjuknya itu adalah orang zalim. Kemudian raja memberikan hukuman mengambil harta kadi dan diberikan kepada pemuda Mesir tersebut.

Tuan Kadi dijebloskan ke dalam penjara karena telah berbuar zalim dan menyalahgunakan wewenang.

Itulah kisah Abu Nawas yang berjudul "Hukum Berdasarkan Mimpi".

Sering Bertengkar Dengan Pasangan, Seorang Nenek Berhasil Kumpulkan Uang 950juta

12:35:00 AM 0
Amarah memang kadang sulit sekali dikendalikan. Dalam kehidupan berumah tangga, sebuah amarah kecil yang saling jalin menjalin bisa menjadi bom waktu yang mengerikan. Namun tidak bagi pasangan yang sudah 60 tahun bersama.

Suami istri ini selalu mesra, romantis, menjaga dan menyayangi satu sama lain. Tak ada rahasia apapun yang mereka sembunyikan, kecuali sebuah kotak sepatu yang disimpan oleh sang istri di atas lemari pakaian. Ia selalu memperingatkan suaminya agar tidak menyentuhnya sekalipun.

Suaminya tak pernah melanggar aturan tersebut. Hingga suatu hari, sang istri jatuh sakit. Sakit keras yang menurut dokter tak bisa disembuhkan. Maka sang suami mengambil kotak itu dan membawanya ke sisi sang istri.

Istrinya pun setuju bahwa ini memang sudah waktunya membuka kotak sepatu tersebut. Alangkah terkejutnya sang suami saat menemukan uang sebanyak $ 95000 atau sekitar Rp 950 juta. Lembaran uang kertas tersebut diikat gendut-gendut dengan karet dan di dalamnya juga ada 2 boneka rajut. "Dari mana ini, Sayang?" tanya suaminya.

Istrinya pun bercerita, "Saat awal-awal kau menikah denganku," ujarnya. "Nenekku menceritakan rahasia sebuah pernikahan bahagia. Katanya rahasia itu adalah agar aku tidak bertengkar denganmu, jadi aku harus mengendalikan marah," lanjutnya.

Sang istri menceritakan bagaimana ia mengendalikan marah setiap kali suaminya keras kepala atau terasa menyebalkan, "Nenekku bilang kalau aku sudah mulai marah padamu, sebaiknya aku merajut boneka." Mendengar hal itu suaminya paham.

Ia melihat ada dua boneka rajut yang manis di situ, ia sangat terharu karena istrinya sangat sabar. Dalam 60 tahun pernikahan, dia hanya marah dua kali saja. Tapi ia masih penasaran dengan uang sebanyak itu. "Sayang, tapi dari mana uang sebanyak ini? Kau menabung uang belanja kita?" tanya suaminya.

"Oh, itu?" kata sang istri. "Uang itu kudapatkan dari menjual boneka-boneka hasil jahitanku," jawabnya.

Mendengar jawaban itu, bubrah sudah keharuan sang suami. Ternyata uang-uang itu hasil menjual boneka-boneka yang mungkin melambangkan kekesalan yang ditahan istrinya. Entah sudah berapa boneka yang ia buat dan berapa kali amarah yang dipendam istrinya. Tapi ia salut dengan istrinya yang mampu menahan amarah dan tetap sabar.

Amarah yang bertemu dengan amarah tak akan pernah menimbulkan perdamaian, selain hanya mencari kalah dan menang yang bisa jadi tak berujung. Salah satu harus mengalah, tapi mengalah untuk menang. Kemenangan istri ini bukan karena ia bisa menjadikan amarahnya sebagai boneka yang dijual dan mendapat uang. Melainkan mengelola amarahnya demi langgengnya pernikahan mereka, dan ia berhasil. Semoga kisah unik ini bermanfaat.

Sumber : vemale.com
Senjata Makan Tuan, Ajaran Makan Guru

Senjata Makan Tuan, Ajaran Makan Guru

12:33:00 AM 0

Di Sajastan, wilayah Asia tengah, antara Iran dan Afganistan, hidup seorang ulama ahli bahasa yang amat terkenal. Suatu hari ia menasehati putranya: "Kalau kamu hendak membicarakan sesuatu, pakai dahulu otakmu. Pikirkan dengan matang; setelah itu, baru katakan dengan kalimat yang baik dan benar."


Pada suatu hari di musim hujan, keduanya sedang duduk-duduk santai di dekat api unggun di rumahnya
Di selamatkan oleh ikan

Di selamatkan oleh ikan

12:32:00 AM 0

"Pada suatu waktu aku pernah sekarat," kata Nasruddin, "Kemudian ada ikan yang datang menyelamatkan hidupku."


"Bagaimana caranya? Tolong katakan padaku?" tanya pendengar penasaran.

"Aku sedang sekarat karena kelaparan. Ada sungai di dekatku. Aku menangkap ikan itu dan memakannya. Ikan itu menyelamatkan hidupku."
Bersembunyi Dari Pencuri

Bersembunyi Dari Pencuri

12:31:00 AM 0

             Suatu malam seorang pencuri membobol rumah Nasruddin. Untung saja Nasruddin melihatnya. Karena takut, dengan cepat Nasruddin bersembunyi di dalam sebuah kotak besar yang terletak di sudut ruangan.

Si pencuri sedang mengaduk-aduk isi rumah Nasruddin mencari uang ataupun barang berharga yang dimiliki Nasruddin. Dia membuka lemari, laci-laci, kolong-kolong, dan lain-lain. la tapi
KEHEBATAN SHOLAWAT

KEHEBATAN SHOLAWAT

1:59:00 AM 0

 

KEHEBATAN SHOLAWATImam Muhammad ibn Sulaiman Al Jazuli, seorang ulama yang masyhur di kalangan ahlussunah wal jama'ah, suatu ketika tengah berjalan-jalan di padang pasir. Ketika waktu shalat tiba, beliau berusaha mencari sumber air untuk berwudhu dan melepaskan dahaganya. Setelah beberapa saat menyusuri padang pasir, beliau menemukan sebuah sumur yang sangat dalam. Sumur itu masih menyimpan

Samaksamam, Wanita Bertangan 'Raksasa' Seberat 9,5 Kg

3:23:00 AM 0
Duangjay Samaksamam (59) memiliki tangan yang makin lama makin besar. Bahkan masing-masing tangannya memiliki berat mencapai 9,5 kg hingga ia disebut-sebut sebagai wanita dengan tangan terbesar di dunia.


Setelah 20 tahun tak pernah keluar rumah bahkan bersekolah. Samkasamam terpaksa berjualan kue untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan orang tuanya.



Samaksamam kesulitan melakukan kegiatan harian seperti memakai baju, menyisir rambut, atau mengangkat sesuatu karena tangannya terasa berat dan sakit

Wanita yang tinggal di provinsi Surin, Thailand ini sempat menjalani operasi untuk menghilangkan 700 gram lemak dan darah di lengannya. Tetapi, beberapa bulan kemudian tangannya membesar lagi.

"Saya sudah menjalani berbagai macam operasi, tetapi dokter mengatakan satu-satunya jalan keluar adalah dengan mengamputasi tangan saya jika saya ingin pergi dengan bebas. Tapi saya tidak mau melakukan itu," tutur Samaksamam. 


 
(Foto: Youtube/barcroft)


Nasi Kentut

11:59:00 PM 0
Nama kuliner Nasi Kentut tentunya terdengar aneh di telinga Anda. Tetapi pada kenyataannya, Nasi Kentut memiliki cita rasa yang begitu berbeda dengan yang terbayang dari namanya. 

Nasi Kentut tentunya bukanlah makanan nasi yang memiliki bau kentut atau dapat memancing mengeluarkan kentut ya.. Bagaimanakah wujud makanan tradisional asal Medan ini?

Nasi Kentut
Nasi Kentut, Makanan Tradisional asal dari Medan
Nasi ini memiliki tekstur yang pulen serta dilengkapi dengan berbagai rempah-rempah yang bercita rasa gurih yang kemudian dibungkus menggunakan balutan daun sehingga aroma hasil akhirnya akan sangat menggugah selera makan Anda. Ketika akan disantap, Anda akan melihat warna dari nasi tersebut memiliki warna yang kehijauan serta tercium bau yang harum.

Makanan Nasi Kentut biasanya dilengkapi dengan lauk seperti ikan pepes, ayam goreng, tahu atau tempe goreng. Ada juga sambal untuk melengkapi cita rasa makanan tersebut, seperti sambal terasi, sambal goreng, sambal hijau dan pilihan sambal yang lain.

Untuk satu porsi Nasi Kentut, Anda cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 5 ribu hingga Rp 12 ribu saja. Sangat pas untuk Anda yang ingin melakukan jalan-jalan kuliner mencicipi makanan yang unik namun dengan harga yang terjangkau.

Namun pasti masih ada yang terus menjadi pertanyaan Anda, kenapa nasi ini dinamakan nasi kentut? Nasi tersebut biasanya akan dilengkapi dengan berbagai lauk kemudian dibungkus dengan sebuah daun. Daun inilah yang disebut oleh masyarakat yang tinggal di daerah tersebut sebagai daun kentut.

Daun kentut
Daun kentut justru memberikan cita rasa yang nikmat pada makanan nasi ini. Daun kentut sendiri merupakan tanaman obat yang tumbuh liar, namun memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan, salah satunya adalah melancarkan pencernaan.

Daun kentut dapat digunakan menjadi lalapan atau makanan yang dicampur dengan berbagai lauk. Daun kentut juga dapat dimasak menjadi santapan kuliner yang memiliki cita rasa tinggi.