Unik dan Lucu : Transportasi Khusus Banjir

2:25:00 AM 0
Banjir besar melanda sejumlah kawasan di Indonesia tidak ada salahnya kita mengintip inovasi yang dibuat oleh negara tetangga. Simak yukk bagaimana cara mereka atasi banjir.



Seperti salah satu contohnya adalah negara Thailand beberapa bulan yang lalu. Banjir telah menginspirasi warga Thailand untuk membuat sejumlah kendaraan unik anti banjir. Mereka dengan kreatif menggunakan apa pun yang mereka miliki untuk bisa bertahan dari banjir.



 Bahkan mereka membungkus mobil mereka ^^






sumber foto: tsemrinpoche.com

Ceres, Asteroid Pertama yang Mengandung Air Tawar

2:14:00 AM 0
Selama ini, orang-orang di Bumi mengenal asteroid sebagai musuh besar. Sebab, sudah kerap kali asteroid jatuh ke Bumi dan menimbulkan bencana besar.

Tapi, kali ini beda. Baru-baru ini ditemukan sebuah asteroid yang memiliki kandungan air tawar sangat besar, lebih banyak dari Bumi.

Dengan menggunakan teleskop Herschel, dilansir laman Design&Trend, Kamis 23 Januari 2014, tim peneliti dari European Space Agency (ESA) berhasil menemukan adanya uap air di asteroid terbesar di Tata Surya, yaitu asteroid Ceres, yang mengorbit di antara planet Mars dan Jupiter.

Ceres memang telah lama dicurigai memiliki kandungan air tawar di dalamnya. Itu terlihat dari permukaannya yang diselimuti lapisan es.

"Untuk pertama kalinya, kami berhasil mendeteksi adanya uap air di Ceres. Ini juga untuk kali pertama kami menemukan adanya kandungan air di asteroid yang ada di sistem Tata Surya," kata Michael Kuppers, peneliti utama ESA.

Dia menambahkan, tim peneliti berasumsi, jika semua lapisan es yang ada di asteroid berdiameter 590 mil itu mencair, kandungan air tawarnya akan melebihi volume air tawar di Bumi.

"Kami juga memprediksi di lapisan bawah asteroid Ceres masih terdapat energi. Dan, energi itu yang membuat uap air tawar meluncur ke permukaan dan tertangkap oleh teleskop Herschel," ujar Kuppers.

Sayangnya, uap air yang tertangkap oleh Herschel berada di permukaan yang minim cahaya. Kondisi itu membuat tidak diketahuinya secara detail dari energi apa debit air itu tercipta.

"Tapi, Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) berencana untuk segera meneliti permukaan Ceres pada 2015. Penelitian itu diharapkan bisa mengambil gambar permukaan Ceres dengan resolusi tinggi, sehingga diketahui proses kemunculan uap air di sana," ungkap Kuppers.

Asteroid Ceres pertama kali ditemukan pada 1801 dan dikenal sebagai asteroid terbesar di sistem Tata Surya. Pada 2006, International Astronomical Union mengklasifikan Ceres sebagai planet kerdil, karena ukurannya lebih besar dari asteroid dan lebih kecil dari planet.


Sumber : Vivanews

Ternyata Kapal Nabi Nuh Berbentuk Bulat

12:11:00 AM 0
Kita semua pasti membayangkan bahwa Bahtera Nuh berbentuk seperti kapal pada umumnya. Tapi teori baru berdasarkan relief kuno berbentuk tablet berusia hampir 4.000 tahun di Mesopotamia menunjukkan bahtera Nuh kemungkinan besar berbentuk bulat.

Dilansir Daily Mail, Senin 27 Januari 2014, kurator British Museum Irving Finkel berhasil memecahkan relief dan skrip yang terdapat pada tablet tanah liat kuno sebesar telepon seluler itu.





Tanah liat itu menceritakan petunjuk rinci dan lengkap untuk membangun kapal raksaa yang dikenal dengan Coracle. Pada benda itu juga disertai instruksi bagaimana memasukkan pasangan hewan ke dalam bahtera.

Tablet kuno tanah liat itu kini dipamerkan di British Museum. Para insinyur disebutkan akan segera mengikuti intruksi dan petunjuk dalam tablet untuk membuat kapal, guna menguji apakah kapal nantinya dapat berlayar.

Sementara Finkel mendapatkan benda kuno itu beberapa tahun lalu dari seseorang yang membawa tablet tanah liat itu dalam keadaan rusak. Kepada Finkel, orang itu mengaku mendapatkan tablet dari ayahnya yang membawanya dari Timur Tengah setelah Perang Dunia II.

"Ini benar-benar mengagetkan. Temuan bahwa perahu Nuh merupakan berbentuk bulat, ini adalah kejutan nyata," kata Finkel.

Finkel meyakini kapal bulat adalah masuk akal. Sebab, pada masa Irak kuno, Cocacle secara luas digunakan sebagai armada sungai dan secara sempurna telah dirancang untuk memancing saat banjir melanda.

"Ini sempurna. Kapal ringan dan tak pernah tenggelam," tambah Finkel.



Elisabeth Stone, ahli barang antik Mesopotamia kuno Stony Brook University, New York, menguatkan keyakinan Finkel. Menurut Stone, masuk akal orang jika Mesopotamia kuno menggambarkan kapal mitologi mereka dalam bentuk bulat.

Situs tablet itu juga mencatatkan perintah Tuhan kepada orang Mesopotamia untuk membangun bahtera raksasa yang ukurannya sepertiga lapangan sepakbola atau 220 kaki (67 meter), setara dengan enam bus London berjejer, dengan tinggi 20 kaki atau enam meter.

Tablet itu juga menunjukkan perintah Tuhan agar kapal dibuat dari tali alang-alang, rusuk kayu, dan dilapisi aspal.

"Saya yakin kisah banjir dan sebuah bahtera untuk menyelamatkan hidup merupakan temuan orang Babylonia," kata Finkel.

Benarkah Situs Gunung Padang Ada Sejak Zaman Es?

11:27:00 PM 0
Riset geologi situs Gunung Padang Cianjur kembali mengungkap Misteri yang mencengangkan, diperkirakan Situs Gunung Padang Sudah berusia 11.000 Tahun atau sudah ada Sejak Zaman Es!
Anggota Tim Terpadu Riset Mandiri (TTRM), yang juga ahli geologi LIPI, Danny Hilman Natawijaya mengatakan, hasil survei georadar menunjukkan lapisan terbawah atau lapisan keempat situs megalitikum itu berusia mencapai 11.000 tahun lalu.

Dany menyebutkan, lapisan keempat terdiri dari dua struktur, yakni struktur buatan peradaban dan batas atas batuan alamiah. Ia mengatakan, pada lapisan di atasnya, yaitu lapisan ketiga, hasil survei menunjukkan usia kisaran 10.000 tahun yang lalu.

"Artinya, ada kemungkinan peradaban sudah dimulai sejak 11.000 tahun lalu," kata Danny di Gedung Krida Bhakti, Jakarta Pusat, kemarin.

Ia menambahkan, hasil survei itu pada lapisan ketiga saja sudah mengejutkan banyak pihak. "Hasilnya memang melawan keyakinan ilmuan internasional, bahkan keyakinan dunia. Nah, kalau masuk lebih dalam lagi, kemungkinan lebih tidak masuk akal lagi," ujar Danny.

Bila menilik ke belakang, masa 11.000 tahun yang lalu merupakan masa peralihan antara zaman batu dengan sejarah manusia modern. Pada era itu juga menunjukkan masa zaman es.

Namun, ia mencatat peradaban yang belum diketahui membangun lapisan terbawah situs itu bisa saja lenyap terkena bencana dunia di masa lalu.

Sebab, kata Danny, sejarah populasi dunia naik dan turun dipengaruhi faktor bencana global. Misalnya, Danny menunjukkan, pada 70.000 tahun lalu, populasi manusia sudah cukup berkembang, namun luluh lantak akibat letusan Toba.

Kemudian populasi bertumbuh kembali namun bencana global datang kembali menyebabkan peradaban saat itu lenyap diterjang bencana, termasuk adanya banjir global pada masa 10.000 tahun silam.

"Pada 10.000 tahun lalu, wilayah Sumatra, Kalimantan, dan Jawa masih berupa satu daratan, dengan sungai raksasa di dalamnya," papar Danny. Daratan besar itu dikenal dengan Sundaland.

Menanggapi temuan geologi itu, arkeolog Universitas Indonesia Ali Akbar mengatakan, perlu pembuktian dari penelitian lain, misalnya riset arkeologi.

Riset arkeologi saat ini baru mencermati lapisan dua. Itu pun hasilnya sudah mengejutkan beberapa pihak, usia sampel pada lapisan kedua dinyatakan lebih tua dari peradaban di dunia, salah satunya lebih tua dari Piramida Mesir.

Orang Kaya Yang Menyamar Sebagai Tunawisma

10:10:00 PM 0
Jonnie Wright, pengusaha dari Iowa, Amerika, memiliki cara unik untuk berbagi dengan sesama. Pada tanggal 24 Desember 2013 lalu, Jonnie menyamar sebagai seorang tunawisma dan berdiri di sudut jalan selama empat jam di Des Moines, pinggiran Johnston walau saat itu suhu di luar sangat dingin. 

Hari itu, Jonnie bertekad untuk berbuat baik dengan memberikan amplop berisi uang tunai kepada semua orang yang berbuat baik kepadanya. Dia membagi-bagikan sekitar 50 amplop dengan total mencapai US$ 1.000 (sekitar Rp 12 juta). Lima amplop berisi pecahan uang US$ 100 (Rp 12,1 juta) dan sisanya USD 10 (Rp 121.900).

Jonnie juga melampirkan sebuah surat penghargaan di dalam amplop tersebut sebagai bentuk rasa terima kasihnya. Salah satu penerima amplop itu bernama Rob Taylor. Dia adalah penduduk Des Moines.  


Surat itu memberitahukan kepadanya bahwa dia telah memberi sumbangan kepada seseorang yang ternyata bukan gelandangan. Hal pertama yang dilakukan Rob setelah mengetahuinya adalah menelepon istrinya.

Di dinding Facebooknya, Jonnie menulis bahwa saat menyamar sebagai seorang tunawisma, dia mendapatkan uang tunai US$ 363,02 (Rp 4,4 juta), tiga sandwich pepperoni, dua donat, satu bungkus M&M's, apel dan sepasang sarung tangan. Dia pun berencana untuk kembali menyumbangkan uang itu pada badan amal.

Jonnie juga mengatakan bahwa pengalaman berharga ini membuatnya sadar dan sangat bersyukur pada hidupnya. Berdiri di seberang selama empat jam, dengan mengenakan pakaian yang tidak memadai saat suhu sangat dingin, Jonnie benar-benar menggigil dengan kepala tertunduk, dan berdiri di depan orang asing.


Sumber :(Huffington Post)

"Tangan Tuhan" di Angkasa

9:53:00 PM 0
Agama dan astronomi memang kerap tumpang tindih dan tak sejalan. Namun, gambar X-ray hasil bidikan teleskop Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) terbaru menyerupai 'tangan Tuhan'.

Terlepas dari penampakan 'supranaturalnya', potret yang dinamai 'tangan Tuhan' itu diproduksi dari fenomena astrofisika alam. Kosmik 'tangan Tuhan' itu muncul saat sebuah bintang meledak dan melontarkan awan besar berisi material, seperti dikutip dari laman Space.com edisi 9 Januari 2014.
Energi yang terlontar dari fenomena ini kemudian ditangkap oleh Nuclear Spectroscopic Telescope Array (NuSTAR) milik NASA yang mampu menangkap energi X-ray tinggi, sekitar 7 hingga 25 kiloelektron volt (keV). Dari awan material itu, NuSTAR menangkap citra berwarna biru.

Sementara itu, Chandra X-ray Observatory NASA menangkap citra hijau dan merah. Chandra X-ray Observatory mampu menangkap energi X-Ray rendah yang berkisar antara 0,5 hingga 2 keV.

"Sudut pandang NuSTAR yang unik--dalam energi X-ray yang tinggi-- menunjukkan pada kita obyek-obyek dan wilayah yang sudah dipelajari dengan baik, semuanya dalam pencahayaan yang baru," jelas peneliti NuSTAR, Fiona Harrison.

Dikutip dari laman NASA, gambar baru itu menunjukkan sebuah pulsar, yaitu bintang neutron yang berputar cepat dan memuntahkan energi ke ruang sekitarnya. Hal ini menciptakan sebuah struktur kompleks dan menarik, termasuk sebuah kosmik besar berbentuk tangan.
Pulsar itu kemudian dinamai PSR B1509-58 atau pendeknya B1509 yang berputar 7 kali per detik dan meniupkan angin berisi partikel selama pergolakan bintang menuju kematiannya. Peneliti menduga, Pulsar ini sudah berusia 17 ribu dan terletak sekitar 17.000 tahun cahaya.

Seiring waktu, partikel-partikel tersebut berinteraksi dengan medan magnet di sekitar mereka dan menciptakan cahaya sinar-X dalam bentuk tangan. Pulsar itu sendiri terletak di titik cahaya putih pada gambar di atas. Sementara penampakan citra merah pada bentuk jari merupakan struktur terpisah yang disebut RCW 89.

Peneliti tak yakin betul apakah lontaran material atau interaksi partikel pulsarkah yang kemudian membentuk rupa tangan itu. "Kami bahkan tidak tahu apakah bentuk tangan itu hanya ilusi optik," jelas Hongjun An dari McGill University di Montreal.
'Tangan Tuhan' ini merupakan salah satu contoh pareidolia, fenomena psikologis di mana manusia cenderung mempersepsikan bentuk yang akrab dalam gambar samar atau kabur. Pareidolia lainnya bisa berbentuk binatang atau wajah di awan, bentuk pria di bulan.

Hal Aneh Berbahan Dasar Emas

12:51:00 AM 0
Emas tidak lagi hanya sebagai perhiasan.Saat ini emas sudah bisa dikonsumsi sebagai makanan lho! ada - ada saja kan..






Tentunya untuk mencicipi sebuah hidangan dari emas Anda harus merogoh kocek yang dalam. Namun tentu saja Anda akan memperoleh sensasi yang luar biasa. Berikut beberapa hidangan dari emas :

Cocktail Emas 













Sushi Emas











Selain hidangan diatas, ada juga benda benda lainnya seperti berikut ini  :

Sepatu emas, mungkin kah akan dipakai?


Toilet emas. Toilet ini adalah salah satu milik hotel mewah, banyak orang yang datang ke hotel ini hanyak untuk melihatnya

Abu Nawas Menipu Tuhan

10:45:00 PM 0
Abu Nawas adalah seseorang yang selalu memiliki cara untuk menjawab setiap pertanyaan dengan tepat. Bahkan, pertanyaan yang sama pun dapat dijawabnya dengan cara yang berbeda. Dan ada satu lagi yang diketauhi oleh sang guru bahwa Abunawas bisa menipu Tuhan.




Untuk cerita mengenai Satu Pertanyaan Dijawab dengan Jawaban Berbeda sudah dikisahkan juga dalam bog Kisah Abu Nawas ini. Selanjutnya adalah mengenai Kisah Cara Menipu Tuhan.

Kisahnya:


Setelah para murid Abu Nawas mulai mengerti mengapa pertanyaan yang sama bisa menghasilkan jawaban yang berbeda.

Murid Abu Nawas bertanya lagi.

"Wahai guru, mungkinkah manusia bisa menipu Tuhan?" tanya muridnya.




"Mungkin." jawab Abu Nawas.

"Bagaimana caranya?" tanya si murid penasaran.

"Dengan merayuNya melalui pujian dan doa." jawab Abu Nawas.

"Ajarkan pujian dan doa itu padaku wahai guru." pinta muridnya.

Doa itu adalah:

Ilahi lastu lil firdausi ahla, walaa aqwa 'alan naril jahimi, fahabli taubatan waghfir dzunubi, fainnaka ghafiruz dzanbil 'adhimi"

Arti doa tersebut adalah:

"Wahai Tuhanku, aku ini sama sekali tidak pantas menjadi penghuni surgaMu, tetapi aku juga tidak tahan terhadap panasnya api neraka. Oleh sebab itu terimalah taubatku serta ampunilah dosa-dosaku. Karena sesungguhnya Engkaulah Dzat yang mengampuni dosa-dosa besar."

Demikian teknik Abu Nawas agar bisa menipu Tuhan.

Hantam Paku Dengan Tulang Tengkorak Kepala!

12:43:00 AM 0
Tulang tengkorak John Ferraro sangat luar biasa. Tebalnya 2,5 kali lipat dari rata-rata manusia. 


Dengan tulang tengkorak yang sangat tebal, Ferraro mampu memukul dan mendorong paku, serta membengkokkan logam dengan menggunakan dahinya. Hebat, apalagi paku yang digunakan saat demonstransinya sangat tebal.


Rambut Manusia Jadi Bahan Pembuat Roti!

9:59:00 PM 0
Di balik roti yang lezat rasanya, ternyata ada zat adiktif yang terkandung di dalamnya. 
Zat ini adalah zat penghalus untuk mempercepat proses produksi yang ditambahkan pada roti. Zat ini memang dibuat di laboratorium dengan bahan-bahan alami. Namun bahan alami saja yang digunakan? Ya, rambut manusia, bulu ayam, tanduk sapi, dan lainnya. 
Potassium Bromate
Potassium Bromate bisa menyebabkan kanker ginjal dan penyakit tyroid. Penggunaan zat berbahaya satu ini sudah dilarang di negara Brazil, Uni Eropa, Peru, Korea Selatan, dan China. Para produsen roti suka menggunakan zat ini karena menghemat proses produksi. Potassium Bromate bisa mempercepat roti menjadi keras dan mengurangi waktu pembuatan roti.
Biji-bijian Olahan
Tepung yang terkandung dalam roti memang terbuat dari biji-bijian. Namun, pasti biji-bijian ini sudah kehilangan nutrisi karena telah melalui serangkaian proses. Biji-bijian ini malah membuat gula darah melonjak drastis.

Azodicarbonamide
Di Amerika Serikat dan Singapore, penggunaan Azodicarbonamide sudah dilarang karena bisa menyebabkan masalah pernapasan, asma, dan alergi bagi beberapa orang. Namun, di Indonesia beberapa produsen roti menggunakan zat ini untuk lebih melembutkan tekstur roti.

Sirup Jagung atau Fruktosa
Jenis sirup ini banyak digunakan produsen roti karena bisa membantu adonan mengembang dan memberikan warna coklat pada roti. Harganya pun lebih murah dari gula tebu biasa. Sayang, sirup jagung ini sering dikaitkan dengan tekanan darah tinggi, sindrom metabolisme, ataupun penyakit liver.