Membayar dengan Uang Krincingan

4:05:00 AM 0
Kisah Abu Nawas hadir kembali untuk menghibur para pembaca setia yang budiman. Cuaca yang hujan tak menghentikan langkah admin untuk menulis agar semuanya bisa bergembira dengan cerita lucu membuat perutmu sakit. Makanya jangan terlalu terbahak-bahak ya kawan karena masih ada cerita lucu tiap bulannya hanya di sini.

Nah kali ini admin mengambil judul Abu Nawas membayar dengan uang recehan, uang krincingan logam yang lebih dari dua buah sehingga bisa menimbulkan bunyi cring cring...

Pada waktu persediaan uang Abunawas telah menipis, Abu Nawas merasa perutnya keroncongan. Namun bukanlah Abu Nawas kalau tidak mempunyai trik untuk memenuhi kemauannya tersebut. Bagaiman ceritanya nih.

Kisahnya

Pada suatu ketika Abu Nawas melakukan perjalanan yang panjang. Pada hari itu perutnya belum terisi makanan sedikitpun sehingga tak heran kalau dia merasakan keroncongan dengan amat sangat. Namun dia memeriksa kantong uangnya, dia hanya menemukan beberapa keping uang, sementara perjalannya masih jauh. Bila uang itu digunakan untuk membeli sesuatu, nanti ongkos perjalanannya tidak akan terbayar.




Walaupun tubuhnya lemas karena belum makan seharian, Abu Nawas tetap melangkahkan kakinya meskipun langkahnya gontai.

Pada saat melihat kedai yang ramai pembeli, Abu Nawas tak kuasa untuk tidak memasukinya. Dari bilik dapur terlihat mengepul asap makanan yang sangat lezat. Abu Nawas langsung menghirup aroma masakan itu dengan kuat-kuat. Dari aromanya , Abunawas sudah membayangkan sajian yang lezat untuk dirinya.

Hal itu diulanginya berkali-kali hingga Abunawas puas.

Aroma Masakan yang Lezat

Setelah Abu Nawas sudah merasa cukup puas dengan aroma masakan yang dihirupnya, dia pun pergi meninggalkan kedai tadi. Dengan senyuman yang tipis, dia keluar dari kedai tersebut.

Tapi, belum jauh dia melangkahkan kakinya meninggalkan kedai itu, tiba-tiba terdengar teriakan dari si pemilik kedai.

"Hai, mau kemana? Bayar dulu!" teriak pemilik kedai.

Mendengar teriakan itu, Abu Nawas menghentikan langkahnya. Dengan tenang sekali dia menghadapi si pemilik kedai. Meskipun dia cukup keheranan kenapa pemilik kedai menghentikan langkahnya padahal dia tidak makan atau minum barang sedikitpun di kedai itu.

"Enak saja main nyelonong pergi, bayar dulu baru boleh pergi,"kata pemilik kedai saat mereka berhadapan.



Uang Kencring-Kencring

Kemudian Abu Nawas menganggukkan kepala tanda setuju dengan kata-kata pemilik kedai. Dengan santainya Abu Nawas merogoh kantong uangnya. Selang beberapa lama, tapi uangnya tidak segera diberikan kepada pemilik kedai. Malah Abu Nawas bermain-main dengan uang recehnya dengan cara mengocok kantong uangnya, lama kelamaan suaranya uang receh terdengar kerincing-kerincing.

"Ayo...mana uangnya...bayar ! "teriak pemilik kedai.
"Baik, ini bayarnya," kata Abu Nawas sambil mengocok kembali uang recehnya sehingga timbul suara kerincing-kerincing.
"Lho, mana uangnya, dari tadi cuma mendengar suaranya saja, "kata pemilik kedai yang semakin geram.

Kemudian Abu Nawas menjawab,
"Itu tadi bayarnya, aku bayar pakai suaranya saja karena di kedaimu aku hanya dapat baunya saja....!"
Mendengar jawaban itu, si pemilik kedai hanya bisa tersenyum dengan malunya.

Hehe...ada saja si pemilik kedai ini. Bagaimana bisa orang hanya mencium aroma masakan dari bilik kedai kok disuruh membayar. Tapi pintar juga Abu Nawas dibayarnya pakai suaranya saja, tidak dengan uang.

Wow! Jubah Menghilang Harry Potter Bisa Dipakai Tahun 2030

9:32:00 PM 0
Para ilmuwan bisa memprediksi kapan teknologi canggih yang ada dalam film bisa digunakan oleh banyak orang di dunia. Teknologi teleportasi yang ada di Star Trek, perjalanan waktu di film Back to the Future, hingga jubah penghilang yang ada di film Harry Potter. Semua itu bisa digunakan tidak lama lagi.

Fisikawan memprediksi, beberapa teknologi akan bisa digunakan di akhir abad ini, namun beberapa teknologi lainnya baru akan bisa dipakai di awal abad berikutnya. 'Perjalanan Waktu' misalnya, baru bisa digunakan pada tahun 2100 nanti, sedangkan wisata ke luar angkasa dan jubah penghilang bisa digunakan secara massal 15 tahun dari sekarang.

Hal ini diprediksi oleh para fisikawan asal Imperial College London dan University of Glasgow. Malah, dilansir Daily Mail, 30 Oktober 2014, dalam penelitian ilmuwan yang dilakukan selama 11-16 tahun itu diperkirakan teleportasi bisa menjadi aktivitas biasa yang dilakukan sehari-hari oleh masyarakat pada 2080 nanti.

Artinya, anak-anak pun bisa bermain melakukan perjalanan menembus waktu, layaknya film Back to the Future, 63 tahun dari sekarang.

Sayangnya, ilmuwan masih pesimistis akan prediksi ini. Pasalnya ada banyak teori. Collin Stuart, penulis Big Question on Science memprediksi manusia bisa berjalan menembus masa depan pada 2100 nanti, atau 85 tahun dari sekarang.

"Teknologi perjalanan menembus waktu telah ada sekarang, namun masih sedikit kemungkinan. Hasil uji coba hanya merekam waktu 0,02 detik, dilakukan oleh Kosmonaut Sergei Kriakev. Ini tidak terlalu meyakinkan. Ini hanya memberikan kemungkinan tapi belum bisa dilakukan dalam waktu dekat," ujar Stuart.

Menurut dia, berbeda dengan apa yang telah dicapai oleh turis luar angkasa. Mereka bisa menaikkan kecepatan perjalanan dari 6 bulan menjadi beberapa hari saja untuk melewati bumi.

Sedangkan untuk teleportasi, baru akan bisa digunakan pada 2080. Demikian dikatakan Dr Mary Jacqueline Romero dari School of Physics and Astronomy di University of Glasgow.

"Teleportasi manusia, atom demi atom, mungkin akan sulit. Tapi pengembangan kimia dan biologi molekul akan memungkinkan teleportasi dilakukan dengan cepat. Untungnya, tidak ada hukum dasar yang mengatakan itu tidak bisa dilakukan," kata Romero.

Kesimpulannya, menurut pada fisikawan itu, perjalanan menembus waktu akan bisa dilakukan pada 2100, teleportasi pada 2080, jubah penghilang ala Harry Potter bisa digunakan di 2030, sedangkan perjalanan ke luar angkasa bisa dijalani.


Sumber : Viva

350kg Uang Receh Untuk Pemilik Diler Mobil

11:47:00 PM 0
Seorang warga bernama Lester Ong di Singapura , menggunakan uang receh untuk mendapatkan mobil kesayangannya. Bagaimana ceritanya?

Dilansir Autoevolution, Selasa, 11 November 2014, kejadian unik ini terjadi baru-baru ini setelah Ong membawa uang receh seberat 350 kilogram ke sebuah diler kenamaan di Singapura, Exotic Motors. Uang itu dibawa bersama salah seorang ajudannya dengan menggunakan wadah penyimpanan ikan.

Tak tanggung-tanggung, uang receh yang dibawanya bernilai sekitar US$19 ribu atau setara Rp230 juta (Rp12.109 per 1 dolar AS).

Cerita unik ini bukan seperti yang dibayangkan banyak orang, yakni berniat membeli mobil. Namun, uang receh yang dibawanya ini dimaksudkan untuk melakukan balas dendam terhadap diler yang menuntutnya ke jalur pengadilan.

Kisah ini bermula saat beberapa tahun lalu, Ong mendatangi diler untuk menukar tambah sebuah Aston Martin Vantange berkelir biru miliknya dengan Bentley Continental GT yang ada di diler tersebut. Diler pun menyanggupi dengan mengatakan akan mencari calon pemilik baru Aston Martin tersebut.

Untuk memuluskan rencana, diler pun berinisiatif meminta sejumlah biaya kepada Ong untuk beberapa perbaikan yang ada di mobil itu agar dapat segera terjual. Ong pun kemudian mengabulkannya.

Namun, setelah hampir setahun berlalu, mobil Aston Martin miliknya tak kunjung terjual. Bahkan, mobil itu dititipkan ke diler lain. Saat itu, Ong pun berpikiran bahwa ia telah diperas, dan coba mengambil lagi mobilnya itu.

Akibat aksi itu, diler Exotic Motors pun kemudian melayangkan gugatan ke pengadilan karena penarikan itu tidak sesuai dengan perjanjian yang sudah disepakati. Kalah di pengadilan, Ong pun terpaksa disuruh membayar gugatan sebesar US$19 ribu.

Lantaran kesal, Ong pun kemudian membayar ganti rugi itu dengan ratusan kilogram uang recehan.

Telur Beranak : Menipu Balik Tuan Tanah

4:24:00 AM 0
Selamat sore kawan...
Kita sua kembali dengan kisah-kisah yang lucu tentang petualangan Abu Nawas yang cerdik. Selalu saja ada cara untuk menghadapi ketegangan antara lawan maupun kawan.

Abu Nawas memiliki tetangga yang sangat kikir dan serakah, dia pun ingin memberikan pelajaran agar tetangga yang berprofesi sebagai tuan tanah tersebut bertobat. Bagaimana kisahnya ya,

Kisahnya

Pada suatu sore, Abu Nawas duduk di beranda rumahnya sambil memandang langit. Abu Nawas berpikir bagaimana caranya agar sore itu keluarganya bisa dapat makan.

Sementara itu, dalam jarak puluhan meter dari rumah Abu Nawas, seorang tuan tanah tinggal. Rumahnya mewah, lengkap dengan gudang makanan dan peternakan serta perkebunan yang luas. Hamppir semua warga di kampung itu, bahkan termasuk Abu Nawas, bekerja kepada tuan tanah tersebut.

Namun, tuan tanah itu memiliki sifat yang kikir serta tamak.




Telur Bisa Beranak

Tuan tanah itu mendengar berita bahwa Abu Nawas memiliki keahlian yang unik.
Apabila meminjam sesuatu akan dikembalikan secara lebih dengan alasan beranak. Seperti meminjam seekor ayam, maka akan dikembalikan dua karena ayam itu beranak. Tuan tanah lalu mencari cara agar Abu Nawas segera meminjam uang darinya.

Kebetulan pada sore itu Abu Nawas ingin meminjam berupa tiga butir telur. Kontan saja tuan tanah senang bukan kepalang karena pinjaman itu akan menjadi banyak nantinya. Bahkan tuan tanah tersebut menawarkan pinjaman-pinjaman yang lain. Akan tetapi Abu Nawas menolaknya karena dia hanya butuh tiga butir telur itu saja.

Saat tuan tanah menanyakan kapan telur itu akan beranak, Abunawas menjawab itu tergantung dengan keadaan.

Lima hari berlalu, Abu Nawas pun mengembalikan telur yang dipinjamnya dengan lima butir telur. Tuan tanah sangat senang dan dia menawarkan pinjaman lagi. Abu Nawas pun meminjam piring tembikar sebanyak dua buah dan tuan tanah itu dengan senang hati meminjamkannya dengan harapan piring tembikarnya beranak kayak telur ayam yang dulu.

Lima hari pun berlalu lagi dan Abu Nawas mengembalikan piring tembikar sebanyak tiga buah. Walaupun tidak sesuai dengan yang diharapkan, tetapi hati si Tuan tanah cukup gembira. Tak apalah piki tuan tanah karena bisa saja orang itu mempunyai anak tunggal bahkan tidak memiliki anak.




Mati Mendadak

Paada hari selanjutnya, si tuan tanah menawarkan pinjaman uang senilai 1000 dinar. Sebuah jumlah yang cukup besar, bahkan bisa untuk menggaji seluruh karyawan tuan tanah selama satu bulan. Dia menanti dengan tidak sabar. Hari berganti hari bahkan lima hari terlewati sudah. Tak terasa sudah berjalan satu bulan dan Abu Nawas tak kunjung datang ke rumahnya.

Karena tidak sabar, si tuan tanah mendatangi Abunawas dengan didampingi pengawalnya. Mulanya si tuan tanah gembira, namun dia marah besar setelah menerima penjelasan dari Abu Nawas.
"Sayang sekali Tuan, uang yang saya pinjam, bukannya beranak, malah tiga hari setelah saya bawa pulang, mati mendadak," ujar Abu Nawas.

Mendengar itu, si tuan tanah menjadi geram.
Pengawalnya hampir saja memukul Abu Nawas, tapi untung saja tidak jadi karena ada rombongan pekerja yang baru pulang. Tuan tanah mengadukan Abu Nawas ke pengadilan dan berharap Abunawas digantung atau bahkan dihukum rajam.

Di depan hakim, Abu Nawas melakukan pembelaan dengan membeberkan semua duduk persoalannya. Demikian juga dengan si tuan tanah. Pengadilan pun memutuskan bahwa Abu Nawas tida bersalah karena sangat masuk akal kalau sesuatu yang bisa beranak pasti bisa mati. Seketika itu juga tuan tanah yang tamak itu pingsan selama beberapa jaman sulit untuk dibangunkan. Ia telah tertipu karena wataknya sendiri yang kikir, tamak dan pelit.

Demikian Kisah Abu Nawas yang berjudul "Menipu Balik Tuan Tanah".

Bugatti Veyron Versi Boyolali

10:04:00 PM 0
Bagi Anda yang belum kesampaian membeli Bugatti Veyron SuperSport yang harganya miliaran rupiah, kini Anda bisa memesannya dari perajin Eko Lukistyanto (43). Alternatif itu bisa diperoleh dari usaha Eko, Tetap Jaya Art, di Kemiri, Mojosongo, Boyolali, Jawa Tengah.

Di bengkel kayunya, Eko membuat replika mobil-mobil eksotis dunia, semacam Bugatti Veyron, Mercedes-Benz 300SL, dan Cadillac. Ada pula replika beberapa sepeda motor lansiran Harley Davidson, dengan berbagai macam tipe. Hebatnya lagi, semua produk ini dibuat menggunakan limbah kayu jati, dengan skala 1:1.

Awal
Bisnis membuat kerajinan replika mobil dirintis dari sang ayah, Widodo, mulai 1994, ketika pensiun sebagai perancang dekorasi di pabrik karung Delanggu, Klaten, Jawa Tengah. Berawal pada 2015, kesempatan datang ketika Widodo dan Eko (sebagai anak sulung) berniat membuat replika sepeda motor sesuai ukuran aslinya.

Akhirnya, kerajinan ini diikutkan dalam pameran kerajinan di Ibu Kota dan mendapat sambutan positif dari pengunjung, terutama orang asing. Salah satu makelar asal Italia bahkan langsung memesan hingga puluhan unit. Tanpa ragu, Widodo dan Eko bergerak cepat dan berhasil memuaskan sang konsumen.

Dari sukses ini, pesanan terus berdatangan dari negara lain di Eropa, sampai usahanya terus berjalan hingga saat ini. Sejak 2006, usaha kerajinan tersebut kemudian diturunkan secara penuh ke Eko dan adiknya, Sarjono. Dengan latar belakang pendidikan Fakultas Seni Rupa UNS 1997, Eko tidak mengalami kesulitan dalam menangani pembuatan replika.

Murah
Selain punya ukuran yang sama seperti mobil asli, kelebihan kerajinan dari Eko adalah detail pembuatan. Setiap lekuk, desain, corak, atau tekstur yang ada pada mobil dibuat "sama" dengan versi asli. Di mobil replika ini, bagian-bagian seperti lingkar kemudi, pedal rem, tuas transmisi, dan jok pun bisa digerakkan.

Untuk satu Bugatti Veyron, Eko mematok harga Rp 40 juta dengan masa pengerjaan sekitar sebulan. Harga itu disebut murah karena hasil yang diperoleh lebih dari ekspektasi. Bahkan, bagi orang asing, nilai ini tidak seberapa jika dibandingkan karya kerajinan tangan buatan Amerika Serikat atau Eropa.

 

Sumber: Kompas

Mengharukan : Sang Nenek Menjadi Badut Demi Biaya Nikah Anaknya

11:30:00 PM 0
Walaupun sudah berusia sangat lanjut namun semangat masih tetap ada. Itu merupakan semangat "perjuangan hidup" seorang nenek di China. Yang Zhiqiao, seorang nenek berusia 75 tahun, merupakan salah satu nenek di China yang mempunyai semangat yang tinggi. Ia bahkan masih mau mencari duit demi membantu biaya nikah sang anak.


Nenek Yang setiap hari bekerja menjadi Badut Mickey Mouse di taman kota Luoyang. Meski usia nya sudah sangat lanjut, namun demi biaya nikah sang anak, ia gigih mengumpulkan pundi-pundi uangnya dengan cara memungut biaya dari para pengunjung yang mengajaknya berfoto bersama "Badut Mickey Mouse".

"Putraku sudah berusia lebih dari 40 tahun, masih belum menikah. Aku tak bisa menjadi beban baginya. Aku harus menghasilkan banyak uang agar ia mendapatkan istri," ujar nenek Yang.

Bayangkan sang Nenek tersebut masih mau berjuang mencari uang demi biaya nikah sang anak. Sang anak pun tidak mengetahui pekerjaan ibunya.

Nenek Yang juga mengatakan bahwa "Kostum badut Mickey Mouse ini sebenarnya adalah bikinan anak saya."

Berada dalam kostum ini memang sangat menyiksa, bayangkan dengan kostum badut yang cukup berat dan panas, ia masih mau menghibur anak-anak dan para pengunjung di taman. Setiap 10 menit sekali, ia terpaksa membuka kepala "Badutnya" demi mencari udara segar.

"Kostumnya berat, udaranya juga cuma sedikit. Kalau menggunakannya terlalu lama, aku sulit bernafas," ujarnya.

Nenek Yang terkenal dengan sebutan Mickey Mouse Grandma, oleh para anak-anak kecil yang suka berkunjung ke Taman Luoyang.

Memang begitu besar pengorbanan sang Ibu bagi anaknya dari melahirkan sampai membesarkan anaknya. Oleh karena itu, jangan pernah memarahi atau bertindak kasar kepada ibu. Dia selalu berkorban demi sang anak. Contoh seperti nenek Yang, Ia mau berkorban demi sang anak agar bisa menikah. Semoga perjuangan nenek Yang dapat menjadi kisah yang memotivasi kita semua (anak) agar tidak berbuat durhaka terhadap orang tua, terutama IBU.


Sumber : Dunianugroho29

Tukang Cukur Tampan Dari Gaza

11:23:00 PM 0
Essam Habib, pria yang menjalankan usaha cukur tanpa listrik dan air yang mengalir, pasca konflik antara Israel dan Hamas di Gaza. Bagaimana kisahnya?

Lebih dari 400.000 warga di Jalur Gaza kehilangan tempat tinggal, akibat operasi militer Israel. Namun semua itu tak menghalangi niat seorang tukang cukur berwajah tampan ini untuk mencari rezeki.

Essam Habib pun menceritakan, bagaimana ia berusaha bertahan hidup di antara puing-puing reruntuhan bangunan pasca konflik Israel-Hamas di Gaza.

Dikutip dari BBC, Senin (15/9/2014), awalnya ia membuka usaha cukur di Jalan Habib di Distrik Shejaiya 18 bulan lalu. Meski pertempuran yang baru-baru ini terjadi membawa kehancuran di lingkungan sekitarnya, tapi kios dan rumah keluarganya tetap berdiri.

"Banyak orang kehilangan rumah mereka dan semua pelanggan sudah pergi, tapi kami tetap berusaha mencari sedikit nafkah agar kami bisa makan," kata Essam.

"Saya tidak punya pilihan selain membersihkan kios, kembali bekerja dan berdoa agar Allah memberkahi kami. Tidak ada air yang mengalir jadi kami menyimpan air di dalam ember untuk membersihkan wajah dan leher pelanggan," tambah Essam.

Pipa-pipa air di Shejaiya rusak dan tidak ada lagi aliran listrik, sehingga Essam menggunakan generator ketika ia memangkas rambut dengan pencukur listrik.

"Saya berdoa semoga krisis ini segera usai," kata Essam. (Ein)


 



Credit: Tanti Yulianingsih

Nenek Pemanjat Pohon Kamboja

9:43:00 PM 0
Nenek Nasih kini menginjak usia 70 Tahun, namun semangatnya untuk memanjat Pohon Kamboja untuk mengambil bunga di areal pemakaman Tionghoa di kawasan Jakarta Timur tidaklah pudar.

Demi bertahan untuk hidup, Nenek Nasih tidak menghiraukan akan keselamatannya dengan memanjat pohon Kamboja untuk mengambil bunganya di sekitar areal pemakaman Tionghoa. Selain mencari bunga Kamboja nenek Nasih juga mengumpulkan sampah plastik.



Selama 20 tahun, Nenek Nasih tinggal di areal pemakaman Tionghoa tersebut , dengan rumah semi permanen yang kurang layak Huni. Sehari-hari Nenek Nasih mencari bunga Kamboja dan plastik sampah. 

Selama 2 minggu Nenek Nasih hanya dapat mengumpulkan bunga Kamboja sebanyak 1 kilogram dan menjualnya dengan harga Rp.80.000/kilo.



Walau sudah berumur 70 Tahun, nenek Nasih masih bersemangat untuk memanjat pohon Kamboja dan mencari sampah plastik untuk dijual dengan harga yang tidak sebanding dengan perjuangannya.


 



via: tempo.co

"Reno" Fly Geyser Yang Menakjubkan !

9:21:00 PM 0
Geiser adalah sejenis mata air panas yang menyembur secara periodik, ia mengeluarkan air panas dan uap air ke udara. Bagaimana asal usulnya?

Fly Geyser tak sengaja terbentuk pada tahun 1916 saat pengeboran sumur untuk air. Namun air panas yang keluar terus menerus dan semakin lama membentuk sebuah kerucut yang berwarna warni yang disebabkan oleh mikroorganisme tertentu.

Fly Geyser Reno terletak di wilayah Reno di negara bagian Nevada USA,dan sumber mata airnya bisa digunakan untuk merebus telur lho....
Ingin mencoba ^^ ?







Sumber: Sorsow

Hukum Berdasarkan Mimpi

3:38:00 AM 0
Selamat sore sobat Abu Nawas semuanya...
Sebelumnya admin minta maaf ya karena sudah dua bulan lamanya blog Abu Nawas tidak memberikan update artikel sama sekali. Tapi sekaranglah saatnya ada bacaan baru yang lucu untuk disimak.

Bukanlah Abunawas namanya kalau kehabisa akal pada saat terdesak dan terjepit meskipun dikelilingi pembesar-pembesar kerajaan tapi tetap saja akalnya main demi menunjukknan kebenaran ke semua orang tiada salahnya kan. Salah satu kisahnya adalah ketika Abu Nawas harus menghentikan sepak terjang sang hakim yang tidak adil sama sekali yaitu Hukum Berdasarkan Mimpi.

Kisahnya

Pada suatu sore, Abu Nawas tampak sedang mengajar murid-muridnya dan datanglah dua orang tamu yang datang ke rumahnya. Yang pertama adalah wanita tua penjual kahwa, sedangkan yang satunya adalahseorang pemuda berkebangsaan Mesir.

Wanita tua itu berkata hanya beberapa kata saja kemudian diteruskan oleh pemuda Mesir. Setelah mendengar pengaduan mereka, Abu Nawas menyuruh murid-muridnya untuk menutup kitab mereka.

"Sekarang pulanglah kalian dan ajaklah teman-teman kalian datang kepadaku pada malam hari ini sambil membawa cangkul, penggali, kapak dan martil serta batu," ujar Abu Nawas.

Meskipun para murid merasa heran dengan perintah gurunya, namun mereka tetap patuh dengan perintah sang guru.

Pada malah harinya mereka datang ke rumah Abu Nawas dengan membawa peralatan yang diminta sang guru.




Merusak Rumah

Lalu Abu Nawas memerintahkan mereka untuk merusak rumah Tuan Kadi yang baru saja terpilih. Abu Nawas juga mehegaskan bahwa mereka harus mrobohkan rumah tersebut, bahkan kalau ada yang menghalangi haruslah mereka lawan.

Setelah mendapatkan arahan dari Abu Nawas, para muridnya langsung menuju rumah Tuan Kadi. Mereka menghancurkan rumah Tuan Kadi dengan kalap. Masyarakat sekitar yang melihat ulah mereka merasa heran dan mereka tidak berani mencegah sama sekali.

Melihat rumahnya dirusak, tuan kadi marah besar namun tak berdaya.
"Siapa yang menyuruh kalian merusak rumahku!
"Guru kamu, Tuan Abu Nawas!" jawab mereka sambih merobohkan rumahnya hingga benar-benar rata dengan tanah.
"Dasar Abu Nawas provokator, orang gila! Besok pagi aku akan melaporkannya kepada Baginda," teriak Tuan Kadi penuh amarah.

Benar, pada keesokan harinya Tuan Kadi mengadukan kejadian malam itu sehingga Abu Nawas dipanggil agar segera menghadap raja.

Baginda raja menanyakan apa alasan Abu Nawas melakukan perusakan tersebut. Namun bukan Abu Nawas jika tidak memiliki jawaban yang unik.

Karena Mimpi

Dijelaskan oleh Abu Nawas bahwa dia melakukan pengrusakan karena beberapa hari yang lalu bermimpi dan di dalam mimpi tersebut, tuan kadi memintanya untuk merusak rumahnya karena ingin rumah yang baru.

Lalu sang raja menanyakan bagaimana Abu Nawas dapat hukum hanya berdasarkan mimpi saja.
Mendengar pertanyaan itu Abu Nawas dengan tenang menjawab,
"Hamba juga memakai hukum Tuan Kadi yang baru ini Tuanku."



Mendengar perkataan Abu Nawas, seketika wajah Tuan Kadi menjadi pucat.a hanya terdiam seribu bahasa saja.
"Hai Kadi, benarkah engkau mempunyai hukum seperti itu?" tanya sang raja.
Tapi Tuan Kadi tiada menjawab, wajahnya nampak pucat dan tubuhnya gemetaran karena takut.

Kemudian Abu Nawas diminta untuk menjelaskan
Dengan tenang Abu Nawas menceritakan bahwa ada seorang pemuda Mesir darang dengan harta melimpah ruah. Namun kemudian dia bermimpi menikah dengan anak Tuan Kadi. Dia memberikan mas kawin yang sangat banyak. Lalu mimpi itu cepat menyebar dan sampai ke telinga Tuan Kadi.

Lalu Tuan Kadi memanfaatkan mimpi itu dengan meminta harta pemuda itu untuk mas kawin anaknya. Padahal itu hanyalah mimpi belaka sedang menurut Tuan Kadi itu harus dilakukan, sehingga pemuda itu jatuh miskin.

Setelah cross ceck dengan mendatangkan pemuda Mesir itu, akhirnya raja sadar jika kadi yang ditunjuknya itu adalah orang zalim. Kemudian raja memberikan hukuman mengambil harta kadi dan diberikan kepada pemuda Mesir tersebut.

Tuan Kadi dijebloskan ke dalam penjara karena telah berbuar zalim dan menyalahgunakan wewenang.

Itulah kisah Abu Nawas yang berjudul "Hukum Berdasarkan Mimpi".

Sering Bertengkar Dengan Pasangan, Seorang Nenek Berhasil Kumpulkan Uang 950juta

12:35:00 AM 0
Amarah memang kadang sulit sekali dikendalikan. Dalam kehidupan berumah tangga, sebuah amarah kecil yang saling jalin menjalin bisa menjadi bom waktu yang mengerikan. Namun tidak bagi pasangan yang sudah 60 tahun bersama.

Suami istri ini selalu mesra, romantis, menjaga dan menyayangi satu sama lain. Tak ada rahasia apapun yang mereka sembunyikan, kecuali sebuah kotak sepatu yang disimpan oleh sang istri di atas lemari pakaian. Ia selalu memperingatkan suaminya agar tidak menyentuhnya sekalipun.

Suaminya tak pernah melanggar aturan tersebut. Hingga suatu hari, sang istri jatuh sakit. Sakit keras yang menurut dokter tak bisa disembuhkan. Maka sang suami mengambil kotak itu dan membawanya ke sisi sang istri.

Istrinya pun setuju bahwa ini memang sudah waktunya membuka kotak sepatu tersebut. Alangkah terkejutnya sang suami saat menemukan uang sebanyak $ 95000 atau sekitar Rp 950 juta. Lembaran uang kertas tersebut diikat gendut-gendut dengan karet dan di dalamnya juga ada 2 boneka rajut. "Dari mana ini, Sayang?" tanya suaminya.

Istrinya pun bercerita, "Saat awal-awal kau menikah denganku," ujarnya. "Nenekku menceritakan rahasia sebuah pernikahan bahagia. Katanya rahasia itu adalah agar aku tidak bertengkar denganmu, jadi aku harus mengendalikan marah," lanjutnya.

Sang istri menceritakan bagaimana ia mengendalikan marah setiap kali suaminya keras kepala atau terasa menyebalkan, "Nenekku bilang kalau aku sudah mulai marah padamu, sebaiknya aku merajut boneka." Mendengar hal itu suaminya paham.

Ia melihat ada dua boneka rajut yang manis di situ, ia sangat terharu karena istrinya sangat sabar. Dalam 60 tahun pernikahan, dia hanya marah dua kali saja. Tapi ia masih penasaran dengan uang sebanyak itu. "Sayang, tapi dari mana uang sebanyak ini? Kau menabung uang belanja kita?" tanya suaminya.

"Oh, itu?" kata sang istri. "Uang itu kudapatkan dari menjual boneka-boneka hasil jahitanku," jawabnya.

Mendengar jawaban itu, bubrah sudah keharuan sang suami. Ternyata uang-uang itu hasil menjual boneka-boneka yang mungkin melambangkan kekesalan yang ditahan istrinya. Entah sudah berapa boneka yang ia buat dan berapa kali amarah yang dipendam istrinya. Tapi ia salut dengan istrinya yang mampu menahan amarah dan tetap sabar.

Amarah yang bertemu dengan amarah tak akan pernah menimbulkan perdamaian, selain hanya mencari kalah dan menang yang bisa jadi tak berujung. Salah satu harus mengalah, tapi mengalah untuk menang. Kemenangan istri ini bukan karena ia bisa menjadikan amarahnya sebagai boneka yang dijual dan mendapat uang. Melainkan mengelola amarahnya demi langgengnya pernikahan mereka, dan ia berhasil. Semoga kisah unik ini bermanfaat.

Sumber : vemale.com
Senjata Makan Tuan, Ajaran Makan Guru

Senjata Makan Tuan, Ajaran Makan Guru

12:33:00 AM 0

Di Sajastan, wilayah Asia tengah, antara Iran dan Afganistan, hidup seorang ulama ahli bahasa yang amat terkenal. Suatu hari ia menasehati putranya: "Kalau kamu hendak membicarakan sesuatu, pakai dahulu otakmu. Pikirkan dengan matang; setelah itu, baru katakan dengan kalimat yang baik dan benar."


Pada suatu hari di musim hujan, keduanya sedang duduk-duduk santai di dekat api unggun di rumahnya
Di selamatkan oleh ikan

Di selamatkan oleh ikan

12:32:00 AM 0

"Pada suatu waktu aku pernah sekarat," kata Nasruddin, "Kemudian ada ikan yang datang menyelamatkan hidupku."


"Bagaimana caranya? Tolong katakan padaku?" tanya pendengar penasaran.

"Aku sedang sekarat karena kelaparan. Ada sungai di dekatku. Aku menangkap ikan itu dan memakannya. Ikan itu menyelamatkan hidupku."
Bersembunyi Dari Pencuri

Bersembunyi Dari Pencuri

12:31:00 AM 0

             Suatu malam seorang pencuri membobol rumah Nasruddin. Untung saja Nasruddin melihatnya. Karena takut, dengan cepat Nasruddin bersembunyi di dalam sebuah kotak besar yang terletak di sudut ruangan.

Si pencuri sedang mengaduk-aduk isi rumah Nasruddin mencari uang ataupun barang berharga yang dimiliki Nasruddin. Dia membuka lemari, laci-laci, kolong-kolong, dan lain-lain. la tapi
KEHEBATAN SHOLAWAT

KEHEBATAN SHOLAWAT

1:59:00 AM 0

 

KEHEBATAN SHOLAWATImam Muhammad ibn Sulaiman Al Jazuli, seorang ulama yang masyhur di kalangan ahlussunah wal jama'ah, suatu ketika tengah berjalan-jalan di padang pasir. Ketika waktu shalat tiba, beliau berusaha mencari sumber air untuk berwudhu dan melepaskan dahaganya. Setelah beberapa saat menyusuri padang pasir, beliau menemukan sebuah sumur yang sangat dalam. Sumur itu masih menyimpan

Samaksamam, Wanita Bertangan 'Raksasa' Seberat 9,5 Kg

3:23:00 AM 0
Duangjay Samaksamam (59) memiliki tangan yang makin lama makin besar. Bahkan masing-masing tangannya memiliki berat mencapai 9,5 kg hingga ia disebut-sebut sebagai wanita dengan tangan terbesar di dunia.


Setelah 20 tahun tak pernah keluar rumah bahkan bersekolah. Samkasamam terpaksa berjualan kue untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan orang tuanya.



Samaksamam kesulitan melakukan kegiatan harian seperti memakai baju, menyisir rambut, atau mengangkat sesuatu karena tangannya terasa berat dan sakit

Wanita yang tinggal di provinsi Surin, Thailand ini sempat menjalani operasi untuk menghilangkan 700 gram lemak dan darah di lengannya. Tetapi, beberapa bulan kemudian tangannya membesar lagi.

"Saya sudah menjalani berbagai macam operasi, tetapi dokter mengatakan satu-satunya jalan keluar adalah dengan mengamputasi tangan saya jika saya ingin pergi dengan bebas. Tapi saya tidak mau melakukan itu," tutur Samaksamam. 


 
(Foto: Youtube/barcroft)


Nasi Kentut

11:59:00 PM 0
Nama kuliner Nasi Kentut tentunya terdengar aneh di telinga Anda. Tetapi pada kenyataannya, Nasi Kentut memiliki cita rasa yang begitu berbeda dengan yang terbayang dari namanya. 

Nasi Kentut tentunya bukanlah makanan nasi yang memiliki bau kentut atau dapat memancing mengeluarkan kentut ya.. Bagaimanakah wujud makanan tradisional asal Medan ini?

Nasi Kentut
Nasi Kentut, Makanan Tradisional asal dari Medan
Nasi ini memiliki tekstur yang pulen serta dilengkapi dengan berbagai rempah-rempah yang bercita rasa gurih yang kemudian dibungkus menggunakan balutan daun sehingga aroma hasil akhirnya akan sangat menggugah selera makan Anda. Ketika akan disantap, Anda akan melihat warna dari nasi tersebut memiliki warna yang kehijauan serta tercium bau yang harum.

Makanan Nasi Kentut biasanya dilengkapi dengan lauk seperti ikan pepes, ayam goreng, tahu atau tempe goreng. Ada juga sambal untuk melengkapi cita rasa makanan tersebut, seperti sambal terasi, sambal goreng, sambal hijau dan pilihan sambal yang lain.

Untuk satu porsi Nasi Kentut, Anda cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 5 ribu hingga Rp 12 ribu saja. Sangat pas untuk Anda yang ingin melakukan jalan-jalan kuliner mencicipi makanan yang unik namun dengan harga yang terjangkau.

Namun pasti masih ada yang terus menjadi pertanyaan Anda, kenapa nasi ini dinamakan nasi kentut? Nasi tersebut biasanya akan dilengkapi dengan berbagai lauk kemudian dibungkus dengan sebuah daun. Daun inilah yang disebut oleh masyarakat yang tinggal di daerah tersebut sebagai daun kentut.

Daun kentut
Daun kentut justru memberikan cita rasa yang nikmat pada makanan nasi ini. Daun kentut sendiri merupakan tanaman obat yang tumbuh liar, namun memiliki khasiat yang baik untuk kesehatan, salah satunya adalah melancarkan pencernaan.

Daun kentut dapat digunakan menjadi lalapan atau makanan yang dicampur dengan berbagai lauk. Daun kentut juga dapat dimasak menjadi santapan kuliner yang memiliki cita rasa tinggi.

La Piedra Del Penol, Batu Raksasa Dengan Jahitan

10:12:00 PM 0
La Piedra Del Penol, dalam bahasa Spanyol yang artinya “Batu di El Penol”, juga dikenal dengan nama La Piedra, adalah batu besar yang terletak di kota Guatapé, di Antioquia, Kolombia. Beratnya mencapai 10 juta ton dan menjulang setinggi 200 meter dari dataran sekitarnya, terlihat dari jarak bermil-mil di sekitar kota.
Batu besar ini, hampir seluruhnya mulus, hanya memiliki satu celah yang memanjang dari atas ke bawah di salah satu sisi. Di celah ini, terdapat 649 anak tangga batu, yang terlihat seakan-akan seperti jahitan raksasa pada batu agar tidak pecah.


Bagian atas batu besar ini terdapat daerah berpagar dengan kios-kios untuk membeli souvenir. Penjual makanan menata meja-meja di luar ruangan di mana pengunjung dapat menikmati makanan ringan dengan sebotol bir sambil menikmati pemandangan yang luar biasa yang membentang hingga ke cakrawala di setiap arah.


 
Batu raksasa ini terletak dekat perbatasan dua kota Guatapé dan El Penol. Kedua kota mengklaim kepemilikan batu ini. Pernah suatu ketika, penduduk Guatapé memutuskan untuk menyelesaikan masalah kepemilikian ini dengan mengecat nama kota pada batu ini dalam huruf putih besar.

Tidak butuh waktu lama bagi penduduk El Penol untuk melihat apa yang sedang dikerjakan penduduk Guatape, dan massa yang besar dikumpulkan untuk menghentikannya.

Hanya huruf “G” dan sebagian huruf “U” yang sempat dituliskan oleh penduduk Guatape. Dua huruf raksasa ini masih dapat dilihat pada sisi utara batu.


Sering Terasa Blank Saat Mengingat Sesuatu?

9:50:00 PM 0
Ketika seseorang berupaya fokus pada satu pekerjaan atau mencoba mengingat suatu gambar maka pada saat yang bersamaan orang yang bersangkutan takkan mampu memperhatikan segala sesuatu yang ada di sekitarnya atau semacam 'terbutakan'. Benarkah demikian?

Sebuah studi baru dari Inggris pun menemukan salah satu penyebab fenomena yang disebut kebutaan yang tak diperhatikan (inattentional blindness) ini. Menurut peneliti, memfokuskan pikiran atau mengingat-ingat sesuatu sudah cukup membuat manusia tak menyadari hal-hal lain yang terjadi atau berada di sekitarnya.

"Satu contoh nyata yang relevan dengan temuan ini adalah kondisi yang terjadi pada orang-orang yang berupaya mengikuti petunjuk dari alat navigasi satelit (GPS) ketika mengemudi," ungkap Nilli Lavie, Ph.D. dari University College of London yang memimpin studi ini.

"Studi kami menunjukkan bahwa ketika kita fokus pada suatu hal atau mengingat arahan yang baru saja kita lihat pada layar GPS akan membuat kita lebih cenderung gagal memperhatikan bahaya di sekitar jalan yang kita lewati, misalnya kita mungkin tak tahu ada sepeda motor yang mendekat atau pejalan kaki yang tengah menyeberang, meskipun kita terlihat memandang ke depan," terang Lavie.

 
Untuk memperoleh kesimpulan itu, peneliti menggunakan scan functional magnetic resonance imaging (fMRI). Perangkat ini difungsikan untuk mengamati aktivitas otak partisipan ketika mereka diberi tugas untuk mengingat-ingat sebuah gambar. Di tengah tugas itu, peneliti juga meminta partisipan mendeteksi adanya kelebatan cahaya yang ditujukan pada mereka.

Hasilnya, ketika partisipan disibukkan dengan tugas mengingat-ingat gambar tersebut, mereka pun gagal memperhatikan kelebatan cahaya yang dimaksudkan peneliti, kendati tak ada obyek lain yang diperlihatkan pada partisipan waktu itu.

Namun sebaliknya ketika partisipan tidak diberi tugas apapun, mereka dapat mendeteksi kelebatan cahaya itu dengan mudah. Hal ini menunjukkan bahwa partisipan mengalami 'kebutaan yang dipicu oleh beban pikiran' (load induced blindness).

Ketika di-scan dengan fMRI, peneliti menemukan adanya penurunan aktivitas pada salah satu daerah otak yang bertugas memproses informasi visual yang masuk yaitu korteks visual primer (primary visual cortex).

 
 "'Kebutaan' itu tampaknya disebabkan oleh adanya gangguan pada pesan visual yang masuk ke otak pada tahapan paling awal jalannya aliran informasi ke otak. Artinya ketika mata dapat 'melihat' obyek, otak justru tidak melihatnya atau mungkin terlambat melihat obyek yang dimaksud," tandas Lavie seperti dilansir dari psychcentral.

Peneliti pun menduga hal ini diakibatkan persaingan untuk memperoleh kekuatan memproses informasi otak yang stoknya terbatas atau disebut dengan 'teori beban' (load theory). Persaingan itu terjadi antara informasi visual baru dengan memori visual manusia yang bersifat jangka pendek.

Tapi dugaan inilah yang dianggap mampu menjelaskan mengapa otak gagal mendeteksi peristiwa yang mencolok sekalipun dalam penglihatan manusia ketika perhatiannya telah terfokus pada satu tugas yang melibatkan beban informasi yang begitu tinggi.

Ladang Tulip Yang Menakjubkan!!!

9:32:00 PM 0
Belanda terkenal di dunia untuk ladang tulip mereka. Setiap tahun dari Maret sampai Mei pedesaan Belanda berubah menjadi lautan warna.

Menurut National Geographic, tulip pertama ditanam di tanah Belanda tahun 1593, dan telah menjadi simbol nasional sejak itu. Pada postingan ini Anda akan menemukan foto-foto yang luar biasa yang diambil dari pesawat prop kecil.

Semua foto diambil di bekas kotamadya Anna Paulowna di Belanda Utara. Pada tanggal 1 Januari 2012, Anna Paulowna bersama dengan tiga kota lainnya yaitu  Niedorp, Wieringen, dan Wieringermeer digabungkan menjadi kota baru yang disebut Hollands Kroon.








Mengangkat Tangan Selama 38 Tahun Demi Mengabdi Pada Dewa Siwa

9:09:00 PM 0
Ada seorang karyawan di New Delhi, Amar Bharti namanya, Ia  memutuskan untuk meninggalkan aktivitas duniawinya sejak 38 tahun lalu  untuk mengabdikan diri kepada Dewa Siwa. Sebuah keputusan yang sangat extrim menurut sebagian orang karena untuk melakukan itu dia harus meninggalkan keluarga dan rumahnya.

Dari sumber yang diterima sejak saat itu Amar Bharti mengangkat lengan kanannya secara vertikal dan tidak pernah menurunkannya lagi, hingga seperti yang dapat anda lihat dalam gambar tangannya berubah dari bentuk normal.

Mengenai informasi lengkap dari ritual ini saya belum menemukan referensinya, mungkin pembaca sekalian dapat memberikan informasinya kepada RealiFact. Amar Bharti melakukan ini sejak tahun 1973 silam.

Keyakinan agama memang bisa membuat seseorang melakukan hal yang diluar nalar manusia, saya yakin pembaca semua memahami hal itu.

Istana Raja Hancur Karena Lalat

6:06:00 AM 0
Kisah Abu Nawa yang cerdik hadir kembali kawan-kawan.

Abu Nawas sangat sedih melihat rumahnya hancur karena diobrak-abrik prajurit kerajaan. Tapi, dengan akal liciknya, Abunawas berhasil membalas menghancurkan kerajaan dengan sebuah tongkat yang terbuat dari besi. Dengan berdalih untuk membunuh lalat-lalat yang telah makan nasinya, Abu Nawas memporak-porandakan seluruh isi kerajaan.

Berikut Kisahnya

Pada suatu hari Abu Nawas terlihat murung. Ia hanya tertunduk lesu mendengarkan penuturan istrinya yang mengatakan kalau beberapa pekerja kerajaan atas titah Raja Harun membongkar rumahnya. Raja berdalih bahwa itu dilakukan karena bermimpi kalau di bawah rumahnya terpendam emas dan permata yang tak ternilai harganya.

Namun, setelah mereka terus menerus menggali, ternyata emas dan permata tidaj jua ditemukan. Parahnya, sang raja juga tidak mau meminta maaf dan mengganti rugi sedikitpun kepada Abu Nawas. Karena itulah Abu Nawas sakit hati dan memendam rasa dendam kepada perusak rumahnya.

Lama Abu Nawas memeras otak, namun belum juga ia menemukan muslihat untuk membalas perbuatan baginda. Makanan yang dihidangkan istrinya pun tidak dimakan karena nafsu makannya telah lenyap.




Balasan Abu Nawas

Keesokan harinya Abu Nawas melihat banyak lalat-lalat mulai menyerbu makanannya yang sudah mulai basi. Begitu melihat lalat-lalat itu berterbangan, Abu Nawastiba-tiba saja tertawa riang seolah mendapatkan ide.

"Tolong ambilkan kain penutup untuk makananku dan sebatang besi," kata Abu Nawas kepada istrinya.

Dengan wajah berseri-seri, Abu Nawas berangkat menuju istana.
Setiba di istana, Abu Nawas membungkuk memberi hormat kepada Raja Harun. Raja Harun terkejut atas kedatangan Abu Nawas.i hadapan para menterinya, Raja Harun mempersilahkan Abu Nawas untuk menghadap.

"Ampun Tuanku, hamba menghadap Tuanku Baginda hanya untuk mengadukan perlakuan tamu-tamu yang tidak diundang. Mereka memasuki rumah hamba tanpa izin dan berani memakan makanan hamba," lapor Abu Nawas.
"Siapakah tamu-tamu tidak diundang itu wahai Abu Nawas?" ujar Baginda dengan bijaksana.
"Lalat-lalat ini Tuanku," kata Abu Nawas sambil membuka penutup piringnya.
"Kepada siapa lagi kalau bukan kepada Paduka junjungan hamba, hamba mengadukan perlakuan yang tidak adil ini," ujar Abu Nawas sekali lagi.
"Lalu, keadilan yang bagaimana yang engkau inginkan dariku?" respon Raja Harun.
Hamba hanya menginginkan izin tertulis dari Baginda sendiri agar hamba bisa dengan leluasa menghukum lalat-lalat yang nakal itu," kata Abu Nawas memulai muslihatnya.




Kaca Pecah

Akhirnya Raja Harun dengan terpaksa membuat surat izin yang isinya memperkenankan Abu Nawas memukul lalat-lalat itu dimanapun mereka hinggap. Setelah mendapat izin tertulis itu Abu Nawas mulai mengusir lalat-lalat di piringnya hingga mereka terbang dan hinggap di sana sini. Dengan menggunakan tongkat besi yang dibawa dari rumah, Abu Nawas mengejar dan memukuli lalat-lalat itu.

Ketika hinggap di kaca, Abu Nawas dengan tenang dan leluasa memukul kaca itu hingga pecah. Kemudian vas bunga nan indah juga ikut terkena pukul dan pecah. Akhirnya hanya dalam beberapa menit saja seluruh perabot istana hancur berkeping-keping. Raja Harun tidak bisa berbuat apa-apa kecuali menyadari kekeliruannya yang telah dilakukan terhadap Abu Nawas dan keluarganysa.

Dan setwlah merasa puas, Abu Nawas mohon diri
Barang-barang kesayangan Raja Harun banyak yang hancur. Bukan cuma itu saja, raja juga menanggung rasa malu. Kini dia sadar betapa kelirunya telah berbuat semena-mena kepada Abu Nawas.

Mengobati Sakit dengan Telur Unta

2:55:00 AM 0
Blog Kisah Abu Nawas hadir kembali untuk menghibur para pembaca sekalian, dan semoga kalian tidak bosan membaca kisah-kisah seru mengenai kecerdikan Abunawas walaupun dalam kondisi yang sangat sulit dan terjepit.

Pada suatu hari, baginda raja sedang didera sakit. Tabib kerajaanpun sudah dikerahkan, namun tak sanggup menyembuhkan sakitnya. Raja pun akhirnya membuat sayembara berhadiah dan Abu Nawas pun tidak mau ketinggalan untuk mengikuti sayembara berhadiah besar tersebut.

Kisahnya

Suatu hari Raja Harun Al Rasyid terkena penyakit yang sangat aneh. Tubuhnya terasa kaku dan pegal semua. Suhu badannya panas dan dia tak kuat untuk melangkah. Kondisi ini membuat sang raja tak nafsu makan sehingga sakitnya bertambah parah. Bermacam tabib sudah pada berdatangan untuk mengobatinya, namun tetap saja masih sakit.

Namun raja tak mau menyerah begitu saja. Tekadnya untuk sembuh sangatlah besar. Raja pun akhirnya membuat sayembara, barang siapa dapat menyembuhkan raja, maka dia akan mendapat hadiah. Berita sayembara itu pun didengar oleh Abu Nawas, dan ia pun tertarik untuk mengikuti sayembara itu.

Maka, tak berapa lama kenudian, ia pun berpikir kersa, memutar otak sebentar, kemudian pergi ke istana dan menghadap Raja Harun Al Rasyid.




Penyakit Aneh

Sang raja sangat terkejut begitu melihat Abunawas dan menawarkan diri untuk mengobati.
"Wahai Abu Nawas, setahuku kamu itu bukan seorang tabib, tapi mengapa engkau mengikuti sayembara ini?" tanya sang raja heran.

Mendengar ucapan rajanya, Abu Nawas hanya tersenyum saja. Dia berhasil meyakinkan raja bahwa dia emiliki kemampuan untuk menyemnbuhkan orang yang sakit. Pada awalnya sih sang raja tidak percaya akan penjelasan Abu Nawas tersebut. Namun bukan Abu Nawas kalau dia tidak bisa meyakinkan lawan bicaranya.

Kemudian Abu Nawas mulai mengadakan observasi dengan menanyakan sakit dan kondisi raja.
"Aku juga tidak tahu, tetapi aku merasa bahwa rasanya seluruh tubuhku terasa sakit dan badanku panas. Aku merasa lesu," keluh raja.

Mendengar keluhan raja itu, Abu Nawas sontak saja tertawa lebar.
Tentu saja Sang Raja tersinggung oleh olokan Abu Nawas itu.
"Tidak Paduka, kalau penyakit seperti itu sih gampang sekali menemukan obatnya," jelas Abu Nawas.

Raja pun kaget dan menanyakan nama obat dan dimana raja bisa memperolehnya.
"Obat itu adalah telur unta, Paduka Raja bisa mendapatkannya di kota Baghdad," jelas Abu Nawas.

Sang Raja yang kepingin cepat sembuh ini sangatlah antusias sekali. Pada keesokan harinya, Raja mencari obat tersebut dengan ditemani oleh pengawal dengan memakai busana rakyat biasa agar tidak dikenali oleh rakyatnya. Dia pun engunjungi hampir seluruh pasar yang ada di kota Baghdad.

Namun mereka tidak kunjung juga menemukan telur unta yang dicarinya. Raja pun tetap mengelilingi kota walaupun pengawalnya sudah tampak kelelhan yang amat sangat. Sang Raja tampak menggerutu sambil berencana memberikan hukuman kepada Abu Nawas jika ia tak bisa menemukan obat itu.

Sebelum kembali ke istananya, raja melihat seorang kakek yang membawa ranting.
"Tunggu Kek, bolehkah saya bertanya sesuatu?" cegat Raja Harun.

Mana Ada Unta Bertelur

Setelah bertatap muka, raja merasa kasihan melihat kakek itu dan menawarkan diri untuk membawakan kayu-kayu tersebut sampai ke rumah kakek. Setelah sampai rumah dan berbasa-basi sejenak, raja pun menanyakan tentang telur unta kepada kakek itu.
"Telur unta?" si kakek kemudian berpikir sejenak lalu tertawa lebar.

Si kakek menjelaskan bahwa di dunia ini mana ada telur unta. Setiap hewan yang memiliki daun telinga itu melahirkan, bukan bertelur, jadi mana ada telur unta. Raja dan pengawalnya tersentak kaget mendengar penjelasan kakek itu. Raja sangat murka dan merasa dirinya telah dipermainkan oleh Abu Nawas.

Pada keesokan paginya raja segera memanggil Abu Nawas untuk menghadap.
"Hai Abu Nawas, berani sekali kamu mempermainkan aku, bukannya unta tidak bertelur?" ujar sang raja yang kesal.
"Betul, Paduka," jawab Abu Nawas.

Mendengar itu, raja memerintahkan untuk memberikan hukuman berat kepada Abu Nawas.
"Tunggu, sebelum menghukum, bagaimana kondisi kesehatan Paduka?" tanya Abu Nawas.
"Aku baik, tubuhku tidak lemas dan tidak pegal lagi," jawab raja.
"Berarti saya berhasil menyembuhkan paduka ya, dan saya berhak untuk mendapatkan hadiah sayembara itu," ujar Abu Nawas yang tersenyum dengan riang.

Itulah kisah Abu Nawas yang berjudul Mengobati Sakit dengan Telur Unta.

Asyik! Mengayuh Sepeda Sambil Menghasilkan Air Bersih

6:30:00 PM 0
Sehat bersepeda sekaligus memperoleh air bersih. Tampaknya itulah tujuan sepeda 'aquaduct' ini dibuat. Slogannya pun begitu jelas, “Kayuh sepedanya, dan saat tiba di rumah Anda dapat meminum air jernih."



Tim desain sepeda ini merancang berdasar  kenyataan bahwa  sebuah keluarga  kecil (empat orang) membutuhkan sekitar 20 galon air sehari untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti minum, memasak, mencuci dan membersihkan.

Lalu bagaimana cara kerjanya? Seseorang akan naik sepeda dengan tangki kosong menuju sumber air dan mengisinya hingga penuh - maksimal 20 galon. Lalu orang tersebut mengayuhnya  kembali ke rumah.


Saat mengayuh, terjadi proses peristaltik pompa air di dalam tangki penyimpanan, melalui filter ke tangki ke-2  dan menghasilkan air bersih.

Di muka bumi ini, lebih dari 1,1 milyar orang tidak memiliki akses terhadap air bersih dan lebih dari 5.000 anak meninggal setiap hari karena penyakit terkait air. Artinya, jika mereka menemukan cara untuk memproduksi massal sepeda ini dengan biaya yang efektif, sedikit banyak membantu masalah kemiskinan, penyakit, serta kelaparan ekstrim.


sumber : apa kabar dunia