Adegan Aneh Dibuat Dengan Kepala Ikan

10:56:00 PM 0
Seniman Anne Catherine Becker Echivard melakukan sedikit bermain dengan makanannya, menyajikan adegan aneh yang menampilkan kepala ikan yang sebenarnya, dan kemudian ia makan. Dalam setiap frame eksentrik, ia mensimulasikan dramatisasi absurd aktivitas manusia dengan bantuan visual unik wayang ikan berkepala.

Foto dikonfigurasi mencerminkan isu-isu sosial dan politik dengan rasa humor, meniru kehidupan sehari-hari masyarakat,  terutama tertarik pada menciptakan lini perakitan buruh, mengomentari masyarakat konsumen industri. Dia berhasil membahas topik yang cukup serius dengan cara yang menyenangkan.






Apa Alasan Gus Dur Ziarah Kubur?

Apa Alasan Gus Dur Ziarah Kubur?

12:02:00 AM 0

KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) adalah seorang tokoh yang sering melakukan ziarah kubur. Banyak makam di pelosok-pelosok kampung yang pernah diziarahinya.

Ketika ditanya apa alasan Gus Dur sering berziarah ke makam-makam?

"Karena orang mati tidak memiliki kepentingan," jawab Gus Dur. (Qomarul Adib)


Sakit Gigi

Sakit Gigi

12:01:00 AM 0



Sudah beberapa hari ini Gus Dur sakit gigi, cenat cenut. Dibuat duduk sakit, berbicara sakit, mendengarkan musik Beethoven juga masih sakit.

“Siapa bilang sakit hati lebih berat dari pada sakit gigi,” kata Gus Dur kepada seorang stafnya, mengutip lirik lagu dangdut.

“Lha kan iya lebih baik sakit gigi dari pada sakit hati Gus?”

“Lebih baik sakit hati saja,” kata Gus Dur.

“Lha kenapa Gus?”

Belajar Mengaji

Belajar Mengaji

11:59:00 PM 0



Saat mengaji kitab nahwu "Qathrunnada wa Ballusshoda" di Masjid Al-Munawwarah Pesantren Ciganjur, Gus Dur bercerita tentang seorang santri yang sedang belajar mengaji Al-Qur'an. Kali ini ia sedang belajar surat Al-Qurais.Pak Ustadz menyuruhnya membaca. "Ayo dimulai nak...!"Santri mulai membaca. "Bismillahirrahmanirrahim. Liilafiquraisyin iila fihim rihlatas syitaa'i wasshoifi."Pak Ustadz
Dan Amin Rais pun Melantik Megawati

Dan Amin Rais pun Melantik Megawati

11:54:00 PM 0



Menjelang detik-detik akhir dilengserkan dari kursi presiden, KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tetap tenang menghadapi guncangan politik yang dilakukan Ketua MPR RI Amin Rais cs. Bahkan guru bangsa ini dengan santai ingin melihat prosesi pelantikan Megawati menjadi presiden menggantikannya.

Menurut cerita mantan asisten pribadi Gus Dur, H Aris Junaidi, pada waktu itu tidak ada seorangpun

Meriahnya, Parade Bunga Di Zundert

10:50:00 PM 0
Pada hari Minggu pertama bulan September, kota kecil Zundert di Belanda Selatan menjadi tuan rumah parade bunga terbesar di dunia. Corso Zundert telah dikenal di seluruh dunia sebagai acara megah yang mengambil alih jalan-jalan dengan pelampung raksasa semua dibuat dengan bunga. Ribuan penonton, baik tua maupun muda, keluar untuk menyaksikan acara ini.
Orang Spanyol percaya bahwa siapa pun yang memandangnya akan perlahan-lahan menjadi gila..














Jangan Pernah Memesan 'Aqua' Di Malaysia

10:52:00 PM 0
Lain padang, lain belalang. Mulut orang Indonesia sering latah menyebut 'Aqua' jika ingin membeli air mineral. Tapi kalau hal itu diucapkan saat traveling ke Malaysia, bisa berabe urusannya.

Jika Anda traveling ke Kuala Lumpur, cobalah beberapa makanan khas sana, seperti nasi lemak dan teh tarik. Tapi jangan pernah Anda memesan 'Aqua' di restoran atau tempat makan mana pun di sana.

Bagi kita di Indonesia, seringkali saat memesan air mineral kita menyebut 'Aqua'. Padahal itu adalah sebuah merek air mineral. Namun pelayan restoran langsung mengerti, yang kita maksud adalah air mineral. Tapi di Kuala Lumpur, jangan pernah memesannya.

"Di sini Aqua itu banci, hehe. Jadi kalau kamu pesan Aqua, nanti yang dikasih ya banci," ujar Nur Aisha (55) sambil tertawa, tour guide yang ditunjuk Tourism Malaysia untuk mendampingi wartawan lain dari Indonesia.

Nur mengisahkan, ia sempat mendampingi sejumlah wisatawan asal Indonesia. Saat makan di sebuah restoran, salah seorang di antara mereka memesan air mineral, dengan menyebut 'Aqua'.

"Seorang bapak yang pesan minumnya. Si pelayannya kebingungan, dan si bapak malu sekali saat saya jelaskan. Hahahaha..," kisahnya.

"Jadi jangan pesan Aqua ya," tambahnya.

Nur juga mengisahkan karakteristik pelancong asal Indonesia saat berkunjung ke Kuala Lumpur adalah belanja. "Ibu-ibu asal Indonesia itu gila belanja. Apalagi kalau sudah borong sepatu Vincci, bisa empat hingga lima pasang per orang," tuturnya.

Hal yang sama dituturkan Lisa (30) pemandu wisata lain. Akhir pekan lalu ia mengantar sekitar 20 ibu-ibu dari salah satu BUMN di Indonesia.

"Saya capek sekali, lari ke sana, lari ke sini. Setiap mal yang ada Vincci mereka borong. Jadi gampang mencari anggota yang hilang, kalau enggak di toko Vincci, ya di WC," tuturnya sambil tertawa.

Kisah Semut dan Belalang

5:02:00 PM 0
Alkisah pada zaman dahulu kala ada seekor semut yang bersahabat baik dengan seekor belalang.

Mereka suka sekali berpesta. Setiap malam mereka akan menghabiskan waktu untuk berpesta, makan-makan dan menikmati minuman. Berpesta dan berpesta itulah rutin mereka.




Sehingga suatu hari, sang semut mula menyedari, walaupun sekarang ini musim panas musim tengkujuh pasti akan datang juga.

Dia terfikir kalau dia terus berpesta dan menghabiskan makanan dan minuman, maka apa yang akan di makan bila musim tengkujuh tiba.

"Aku tidak boleh berterusan begini, aku harus berkerja untuk mendapatkan makanan untuk bekalan ku di musim tengkujuh, "katanya.

Akhirnya, sang semut mula mencari makanan untuk persiapan apabila nanti musim tengkujuh melanda. Hari demi hari sang semut terus mengumpulkan makanan sementara sahabatnya sang belalang terus menerus menghabiskan masanya bersuka-ria.




Sang semut berkali-kali menasihatinya tapi hanya sia-sia kerana dia tetap tidak mempedulikannya.

Musim tengkujuh pun tiba sang semut tidak lagi keluar mencari makanan.


"Nasib baik aku dapat mengumpul banyak makanan," katanya.

Suatu hari di musim itu, ketika sang semut sedang berehat dia terdengar suara ketukan dari luar.

"TOK…TOK…TOK"

Sang semut menjenguk dari jendela dan dilihatnya sahabatnya, sang belalang yang basah kuyup dan sedang kedinginan menanti di luar pintu.

Sang semut pun membuka pintu lalu menanyakan keadaan si belalang.

Rupanya sang belalang sedang kelaparan kerana sudah berhari-hari tidak makan.

"Tolong aku wahai sahabat ku semut, berilah aku sedikit makanan jika tidak aku pasti akan mati."

Semenjak hari itu sang belalang telah banyak berubah. Dia sudah menjadi seekor belalang yang rajin berkerja.